Kantor Masih Di-"Police Line", Bank Jateng Operasikan Mobil Keliling - Kompas.com

Kantor Masih Di-"Police Line", Bank Jateng Operasikan Mobil Keliling

Kontributor Ungaran, Syahrul Munir
Kompas.com - 19/05/2017, 17:51 WIB
Kompas.com/ Syahrul Munir Armada mobil keliling layanan Bank Jateng nampak parkir tidak jauh dari kantor Bank Jateng Kantor Kas Tarubudaya, Ungaran, Jumat (19/5/2017). Sebelumnya Kantor Kas Bank Jateng Tarubudaya mengalami perampokan sebesar Rp 150 juta.

UNGARAN, KOMPAS.com - Garis polisi masih terpasang di Kantor Bank Jateng Kantor Kas Tarubudaya Ungaran, Jumat (19/5/2019) siang, pasca kejadian perampokan dan penyekapan kemarin.

Kendati kantor disegel, namun pelayanan kepada nasabah yang sebagian besar adalah para PNS yang berkantor di kompleks perkantoran Tarubudaya milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini tetap berjalan normal.

Sebuah mobil keliling layanan Bank Jateng nampak parkir tidak jauh dari kantor bank yang di garis polisi.

"Kami tetap melayani transaksi dengan mobil keliling mulai pukul 09.00 WIB sampai Jumatan," kata Toni Iswanto, petugas keamanan Bank Jateng setempat, Jumat (19/5/2017).

Selain Toni, sejumlah anggota Sabhara Polres Semarang lengkap dengan senjata laras panjang terlihat berjaga-jaga di sekitar mobil keliling layanan Bank Jateng tersebut.

Seperti halnya pelayanan di Kantor Kas, mobil kelililing layanan Bank Jateng ini juga melayani penarikan maupun setor tunai. "Ada juga layanan ATM bergerak," ucapnya.

Kapolres Semarang, AKBP Vincentius Thirdy Hadmiarso mengatakan, operasional Bank Jateng Kantor Kas Tarubudaya untuk sementara ditutup terlebih dahulu, untuk kepentingan penyelidikan.

"Kami masih melakukan pemasangan police line, sehingga kami meminta pihak Bank Jateng, sementara menutup kantor tersebut untuk pelayanan umum," kata Thirdy.

Diberitakan sebelumnya, kawanan perampok yang berjumlah empat orang menyatroni Kantor Kas Bank Jateng yang ada di komplek perkantoran Tarubudaya Ungaran, Kamis (18/5/2017) sekitar pukul 13.30 WIB.

Mereka kabur dengan mengendarai dua sepeda motor setelah menggasak uang tunai Rp 150 juta serta barang berharga lainnya. 

Baca juga: Kronologi Perampokan Bank Jateng di Ungaran

PenulisKontributor Ungaran, Syahrul Munir
EditorErlangga Djumena
Komentar

Close Ads X