Penjelasan Yayasan soal 5 Siswanya yang Hilang di Pantai Garut - Kompas.com

Penjelasan Yayasan soal 5 Siswanya yang Hilang di Pantai Garut

Kontributor Garut, Ari Maulana Karang
Kompas.com - 17/05/2017, 11:32 WIB
Dok Dinas Damkar Kabupaten Garut Siswa Mts Hidayatullah Depok yang selamat mendapat perawatan di Puskesmas Caringin

GARUT, KOMPAS.com - Yayasan Pesantren Hidayatullah Depok, tempat belajar lima siswa yang hanyut di Pantai Cidora, Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, memberi penjelasan resmi terkait kegiatan yang dilakukan anak didiknya di Pantai Cidora.

Ketua Yayasan Hidayatullah, Lalu Mabrul mengungkapkan, acara tersebut adalah kegiatan tahunan yang biasa dilakukan siswa kelas 9 MTs yang telah menjalani ujian nasional (UN) dan selesai ujian Tasmi dan Tahfidzul Quran.

Baca juga: Ibu yang Anaknya Hilang di Laut Garut: "Wisnu Dwi A Pulanglah Nak"

Kegiatan ini pun dilakukan sepegetahuan orangtua siswa dalam rangka wisata alam.

"Rombongan berangkat dari kampus Depok Senin pagi dilepas langsung kepala sekolah yang saat pelepasan mengingatkan agar semua kegiatan dilakukan atas sepengetahuan pendamping," jelasnya saat ditemui di Pantai Cidora, Rabu (17/05/2017).

Lalu menjelaskan, Yayasan Hidayatullah telah melakukan langkah-langkah maksimal, di antaranya berkoordinasi dengan orangtua siswa, tim SAR dan BPBD Garut.

"Komunikasi dan koordinasi terus dilakukan dengan orangtua siswa, tim SAR, BPBD Garut dan pihak-pihak yang ada di lokasi," katanya.

Baca juga: Terseret Ombak Pantai Garut Selatan, Lima Siswa MTS dari Depok Hilang

Lalu mengatakan, saat ini pihaknya berupaya memastikan penanganan sebaik-baiknya bagi korban, termasuk mereka yang telah dievakuasi dan menjalani perawatan intensif. Saat ini korban selamat kondisinya membaik dan ditempatkan di penginapan.

"Kita terus mengharapkan doa dan dukungan dari berbagai pihak atas musibah ini dan berupaya semaksimal mungkin mengatasi situasi berat ini, semoga Allah SWT memudahkan dan memberikan maunah-Nya kepada kita semua," katanya.

Kompas TV Seorang pelajar SMP Negeri 4 Purworejo, Jawa Tengah, hilang terseret ombak di Pantai Ketawang.

PenulisKontributor Garut, Ari Maulana Karang
EditorFarid Assifa
Komentar
Terkini Lainnya
'Skytrain' Mulai Dipasang di Bandara Soekarno-Hatta
"Skytrain" Mulai Dipasang di Bandara Soekarno-Hatta
Megapolitan
Hari Kerja Pertama di Bulan Ramadhan, Pengaduan di Balai Kota Sepi
Hari Kerja Pertama di Bulan Ramadhan, Pengaduan di Balai Kota Sepi
Megapolitan
Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Beras dengan Sabun di Gresik
Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Beras dengan Sabun di Gresik
Regional
Trump Bantah Menantunya Rancang Komunikasi Rahasia dengan Rusia
Trump Bantah Menantunya Rancang Komunikasi Rahasia dengan Rusia
Internasional
Sehari, Polres Nunukan Gerebek 2 Bandar Sabu Jaringan Malaysia
Sehari, Polres Nunukan Gerebek 2 Bandar Sabu Jaringan Malaysia
Regional
5 Berita Populer Nusantara: Di Balik Viralnya Foto 2 Mobil 'Berebut' Jalur hingga Ibu Nuril yang Terjerat UU ITE karena Telepon Atasan
5 Berita Populer Nusantara: Di Balik Viralnya Foto 2 Mobil "Berebut" Jalur hingga Ibu Nuril yang Terjerat UU ITE karena Telepon Atasan
Regional
Misteri Komplotan Teroris Kampung Melayu
Misteri Komplotan Teroris Kampung Melayu
Nasional
Andi Narogong Bersaksi dalam Sidang ke-17 Kasus E-KTP
Andi Narogong Bersaksi dalam Sidang ke-17 Kasus E-KTP
Nasional
Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute
Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute
Internasional
Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini
Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini
Megapolitan
Masjid Subulussalam, Jejak Kesultanan Demak Bintoro di Lereng Gunung Ungaran
Masjid Subulussalam, Jejak Kesultanan Demak Bintoro di Lereng Gunung Ungaran
Regional
Diawali Pertengkaran dengan Istri, Pria Ini Mengamuk dan Bunuh 8 Orang
Diawali Pertengkaran dengan Istri, Pria Ini Mengamuk dan Bunuh 8 Orang
Internasional
Cegah Masuknya Militan ISIS, TNI dan Polri Perketat Pengamanan Perbatasan
Cegah Masuknya Militan ISIS, TNI dan Polri Perketat Pengamanan Perbatasan
Nasional
Menikmati Takjil Bubur Lodeh, Tradisi Buka Puasa dari Abad ke-16
Menikmati Takjil Bubur Lodeh, Tradisi Buka Puasa dari Abad ke-16
Regional
Perlintasan Kereta Api di Pisangan Baru Ditutup untuk Uji Coba
Perlintasan Kereta Api di Pisangan Baru Ditutup untuk Uji Coba
Megapolitan

Close Ads X