Pilkada 2018, Hanura-Golkar Berkoalisi dengan Nama Poros Jawa Barat - Kompas.com

Pilkada 2018, Hanura-Golkar Berkoalisi dengan Nama Poros Jawa Barat

Kontributor Bandung, Putra Prima Perdana
Kompas.com - 21/04/2017, 20:28 WIB
KOMPAS.com/Putra Prima Perdana Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Partai Hanura Jawa Barat di Hotel Savoy Homman, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Jumat (21/4/2017). Kedua partai ini sepakat berkoalisi di Pilkada Jawa Barat 2018.

BANDUNG, KOMPAS.com - Partai Golkar dan Partai Hanura resmi berkoalisi untuk menghadapi Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang. Ketua DPD Partai Golkar Dedi Mulyadi mengatakan, koalisi dua partai ini diberi nama Poros Jawa Barat

" Hanura dan Golkar menggulirkan poros Jawa Barat," ujar Dedi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Partai Hanura Jawa Barat di Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Jumat (21/4/2017).

Tidak hanya bersama Hanura. Meski belum pasti, Dedi mengklaim Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) bakal ikut dalam poros tersebut.

" PKB sudah ke Purwakarta diwakili Ketua Garda Bangsa. Ketua umumnya belum. Jadi koalisi kami baru sampai pada poros Hanura Golkar, dimungkinkan PKB," tuturnya.

Dedi menjelaskan, koalisi Poros Jawa Barat memiliki misi untuk membentengi Pilkada Jawa Barat tidak terkontaminasi dengan konflik-konflik dan kepentingan yang terjadi di DKI Jakarta. 

"Saya melihat fenomena politik di DKI Jakarta cenderung dibawa ke (Pilkada ) Jawa Barat. Artinya kita akan mengimpor konflik dan ini sama sekali tidak memberi keuntungan. DKI selesai tidak ada urusan dengan Jawa Barat," akunya.

(Baca juga: Dedi Mulyadi: Konflik Pilkada DKI Jangan Dibawa ke Daerah)

 

Di tempat yang sama, ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat Fitrun Fitriansyah menambahkan, poros yang dibangun bersama Partai Golkar merupakan bentuk tanggung jawab moral. Ini harus dilakukan demi menjaga kondusifitas di Jawa Barat pada Pilkada Jawa Barat 2018.

"Kita akan menjaga martabat  kita dalam berpolitik.  Jangan sampai Pilgub Jawa Barat menjadi arena kedua setelah menghadapi hal kritis di DKI Jakarta," ungkapnya. 

(Baca juga: 27 DPC Partai Hanura Dukung Dedi Mulyadi di Pilkada Jawa Barat 2018)

 

Koalisi dua partai ini terbilang sudah cukup kuat. Pasalnya, koalisi ini sudah dipastikan bisa mengusung bakal calon Gubernur Jawa Barat.  " Golkar 17 (kursi) kita 3 (kursi) ya, saling melengkapi lah," tandasnya. 

Kompas TV Peta Dukungan Parpol di Pilgub Jabar 2018 (Bag 1)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Bandung, Putra Prima Perdana
EditorReni Susanti
Komentar

Close Ads X