Tak Ada Suram di Rutan Wonosari Hari Ini - Kompas.com

Tak Ada Suram di Rutan Wonosari Hari Ini

Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono
Kompas.com - 21/04/2017, 16:05 WIB
Kompas.com/Markus Yuwono warga binaan mengikuti lomba bakiak

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Suasana suram tidak tampak di Rutan Klas II B Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, Jumat (21/4/2017) pagi.

Rutan justru diramaikan sorak-sorai para warga binaan yang sedang mengikuti lomba permainan tradisional bakiak atau terompah panjang dan gobak sodor. Wajah mereka berseri-seri.

Tak hanya sekedar bermain, tubuh mereka dicat warna-warni. Sementara itu, warga binaan yang tidak ikut lomba memberikan semangat tim yang sedang berlomba. 

Menurut Ketua Panitia Lomba, Wahyudi, perlombaan ini digelar sebagai salah satu upaya yang dilakukan Rutan untuk melestarikan permainan tradisional yang sudah hampir punah. Padahal permainan gobak sodor dahulu jamak dimainkan anak-anak.

"Mereka (warga binaan) yang sudah tua kurang memahami permainan tradisional. Untuk itu kami ikut serta dalam pelestarian permainan tradisional seperti yang saat ini terus diupayakan oleh pemerintah," katanya di sela lomba, Jumat (21/4/2017).

Dia mengatakan, perlombaan ini merupakan bagian dari peringatan hari ulang tahun ke-53 lembaga pemasyarakatan. Tak hanya permainan tradisional, para warga binaan yang berjumlah 127 orang ini juga mengikuti lomba seperti olahraga futsal, voli, sepak bola, tenis meja, badminton dan catur.

"Warga binaan kami ajak untuk berartisipasi dalam kegiatan HUT Lembaga Pemasyarakatan," ujarnya.

Salah seorang koordinator Warga Binaan, Herman Aji Prayitno, menyambut baik perlombaan yang diadakan pihak Rutan. Perlombaan ini dijadikan ajang untuk memperat tali persaudaraan antar-warga binaan.

"Kami antusias sekali dalam mengikuti lomba-lomba ini," kata warga binaan yang sudah menghuni rutan selama 3 tahun terakhir ini.

Kepala Rutan Klas II B Wonosari, Edy Junaedi, mengatakan, dalam menyambut HUT ke-53 Rutan.

Selain lomba permainan tradisional dan olahraga, pada hari Kamis (20/4/2017), diadakan pula pemecahan rekor Muri untuk lomba khatam Al-Quran di dalam rutan serentak di rutan seluruh Indonesia.

"Kegiatan khataman Al-Quran diikuti 85 warga binaan yang beragama Islam, dan kegiatan ini serentak seluruh Indonesia," katanya.

(Baca juga: Napi Rutan Tanjung Gusta Minta Disediakan Ruang Kasih Sayang)

PenulisKontributor Yogyakarta, Markus Yuwono
EditorCaroline Damanik

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM