Penembakan Mobil Satu Keluarga, Kapolda Sebut Nomor Polisi Sedan Palsu - Kompas.com

Penembakan Mobil Satu Keluarga, Kapolda Sebut Nomor Polisi Sedan Palsu

Kompas.com - 20/04/2017, 07:38 WIB
Sripoku.com/Sugih Mulyono Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Agung Budi Maryoto.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, mengatakan, nomor pelat mobil Honda City hitam BG 1488 ON yang ditembak di Lubuklinggau hingga menyebabkan jatuhnya seorang korban jiwa, ternyata  tidak sesuai.

"Pelat mobil sedan tersebut setelah dicek ternyata palsu. Pelat aslinya adalah B (Jakarta) dan bukan BG (Sumsel). Dan diketahui mobil tersebut merupakan milik sebuah yayasan yang berada di Jakarta," ucapnya saat jumpa pers di Polda Sumsel, Rabu (19/4/2017).

Sementara saat disinggung kenapa mobil tersebut bisa dibawa sang sopir dan apakah mobil tersebut merupakan mobil curian, Kapolda mengatakan, hal itu masih dalam pemeriksaan.

"Semuanya masih dalam pemeriksaam termasuk juga menunggu sopirnya yang masih dalam perawatan. Dan malam ini, mobil tersebut akan langsung dibawa ke Polda untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," terangnya.

Baca juga: Bripka K Diperiksa dalam Kasus Penembakan Mobil Berisi Satu Keluarga

Sebelumnya diberitakan, sebuah kendaraan Honda City bernopol BG 1488 ON yang berisi satu keluarga ditembaki di Jalan HM Soeharto, Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, pada Selasa siang.

Penembakan tersebut diduga dilakukan usai mobil tersebut menerobos razia yang digelar Polres Lubuklinggau di Jalan Lingkar Selatan.

Kendaraan itu ditumpangi Diki (30), Surini (54), Dewi (35), Indra (33), Novianti (31) dan seorang anak bernama Galih. (Sriwijaya Post/Refly Permana)

Baca juga: Ini Kronologi Penembakan Mobil Isi Satu Keluarga oleh Polisi di Sumsel

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErlangga Djumena
Komentar

Close Ads X