Polisi Akan Bantu Biaya Pengobatan Satu Keluarga Korban Penembakan - Kompas.com

Polisi Akan Bantu Biaya Pengobatan Satu Keluarga Korban Penembakan

Kontributor Bengkulu, Firmansyah
Kompas.com - 19/04/2017, 16:34 WIB
KOMPAS.COM/FIRMANSYAH Kapolres Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, AKBP Napitupulu Yogi Yusup turut hadir dalam acara pemakaman Surini (55) salah seorang korban penembakan oleh polisi terhadap rombongan keluarga yang menerobos razia di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Selasa (18/4/2017) sekitar pukul 11.00 WIB.

BENGKULU, KOMPAS.com - Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga, Rabu (18/4/2017) siang, mengunjungi rumah duka almarhumah Surini di Desa Blitar Muko, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Baca juga: Bripka K Diperiksa dalam Kasus Penembakan Mobil Berisi Satu Keluarga

Kunjungan Hajat Mabrur didampingi Wabup Rejang Lebong Iqbal Bastari dan Kapolres Rejang Lebong AKBP Napitupulu Yogi Yusup.

Kepada Kompas.com saat dihubungi via telepon, Hajat mengatakan, kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian Polri.

"Iya tadi kami mengunjungi rumah duka, didampingi wakil bupati dan Kapolres Rejang Lebong, ini bentuk kepedulain kami karena bagaimanapun korban merupakan keluarga besar polisi juga," jelasnya saat dihubungi via telepon.

Ia juga membenarkan bahwa polisi akan ikut membantu biaya pengobatan bagi korban luka dan santunan kepada korban meninggal dunia.

Sedangkan pelaku, Bripka K masih dalam tahap penyelidikan.

"Saat ini Brigadir K masih dilakukan penyelidikan, hasilnya belum didapat, sedang ditangani tim tersendiri," jawabnya.

Belum dapat diketahui sanksi apa yang akan diberikan pada Brigadir K karena pemeriksaan belum selesai dilakukan.

Sebelumnya, satu rombongan keluarga yang sedang melintas dengan mobil Honda City berwarna hitam BG 1488 ON ditembak polisi, Selasa (18/4/2017) sekitar pukul 11.00 WIB.

Rombongan yang terdiri dari seorang ibu, anak-anak dan cucu-cucu dengan total tujuh orang ini ditembak karena menerobos razia yang digelar di Kota Lubuklinggau.

Baca juga: Kronologi Penembakan Mobil Satu Keluarga oleh Polisi di Lubuklinggau

Akibat peristiwa ini, satu orang, yaitu Surini (55) meninggal dunia karena luka tembak di beberapa bagian tubuhnya.

Sementara itu, beberapa anaknya juga mengalami luka tembak, yakni Diki (29) di bagian punggung, Indra (32) di tangan bagian kiri, Novianti (31) di lengan sebelah kanan dan Dewi Arlina (35) di lengan sebelah kiri.

Kompas TV Polda Yogya Bekuk Pelaku Penembakan "Air Gun"

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Bengkulu, Firmansyah
EditorFarid Assifa
Komentar