Tersangka Kasus Korupsi Pasar Induk Nunukan Bertambah - Kompas.com

Tersangka Kasus Korupsi Pasar Induk Nunukan Bertambah

Kontributor Nunukan, Sukoco
Kompas.com - 19/04/2017, 07:20 WIB
Kontributor Nunukan, Sukoco Kasipenkum Kejati Kaltim Acin Muksin

NUNUKAN, KOMPAS.com – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur kembali menetapkan 1 tersangka terkait kasus korupsi pembangunan pasar induk Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara.

Kasipenkum Kejati Kaltim Acin Muksin mengatakan, Baharuddin Sampe Ruru, ditetapkan sebagai tersangka selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pertama dalam kegiatan pembangunan pasar Induk Nunukan.

“Selaku PPTK pertama berdasarkan Keputusan Kepala Dinas PU Kab Nunukan No. 600/10/sk-KDPU/IV/2006 tgl 24 april 2006,” ujarnya Selasa (18/04/2017).

Acin menyebutkan, yang bersangkutan ketika menjabat PPTK melakukan adendum kontrak atau perubahan spesifikasi terhadap RAB kontrak awal dengan pelaksana Jayadi Rusman yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka sebelumnya. Jayadi Rusman selaku pelaksana menggunakan bendera CV Amalia untuk melaksanakan pekerjaan.

"Perubahan spesifikasi struktur/pondasi tersebut diduga mengakibatkan pondasi bangunan turun dan dan bangunan tidak dapat dimanfaatkan atau difungsikan sampai saat ini," ucapnya.

Dalam kasus korupsi pembangunan gedung pasar induk Kabupaten Nunukan senilai Rp 13,7 miliar yang berasal dari APBD Nunukan 2006-2009 ini, penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur juga telah menetapkan mantan Kadis PU Nunukan Khotaman sebagai tersangka sejak Maret 2014.

Selain itu, I Putu Budiarta PPTK setelah Baharuddin, dan mantan Kadis PU Nunukan Abdul Azis Muhammadiyah juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya penyidik juga menetapkan Haji Bato selaku kontraktor pelaksana proyek tersebut, namun belakangan jaksa menerbitkan SP3 karena kurangnya bukti.

Jaksa kemudian menetapkan Jayadi yang terbukti memalsukan tanda tangan H. Batto.

Dalam kasus korupsi proyek pembangunan gedung pasar induk Nunukan, Tim penyidik menyimpulkan jika proyek pasar induk Nunukan diduga tak sesuai spesifikasi dalam perencanaan sehingga tidak dapat difungsikan.

PenulisKontributor Nunukan, Sukoco
EditorErlangga Djumena
Komentar
Terkini Lainnya
'Skytrain' Mulai Dipasang di Bandara Soekarno-Hatta
"Skytrain" Mulai Dipasang di Bandara Soekarno-Hatta
Megapolitan
Hari Kerja Pertama di Bulan Ramadhan, Pengaduan di Balai Kota Sepi
Hari Kerja Pertama di Bulan Ramadhan, Pengaduan di Balai Kota Sepi
Megapolitan
Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Beras dengan Sabun di Gresik
Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Beras dengan Sabun di Gresik
Regional
Trump Bantah Menantunya Rancang Komunikasi Rahasia dengan Rusia
Trump Bantah Menantunya Rancang Komunikasi Rahasia dengan Rusia
Internasional
Sehari, Polres Nunukan Gerebek 2 Bandar Sabu Jaringan Malaysia
Sehari, Polres Nunukan Gerebek 2 Bandar Sabu Jaringan Malaysia
Regional
5 Berita Populer Nusantara: Di Balik Viralnya Foto 2 Mobil 'Berebut' Jalur hingga Ibu Nuril yang Terjerat UU ITE karena Telepon Atasan
5 Berita Populer Nusantara: Di Balik Viralnya Foto 2 Mobil "Berebut" Jalur hingga Ibu Nuril yang Terjerat UU ITE karena Telepon Atasan
Regional
Misteri Komplotan Teroris Kampung Melayu
Misteri Komplotan Teroris Kampung Melayu
Nasional
Andi Narogong Bersaksi dalam Sidang ke-17 Kasus E-KTP
Andi Narogong Bersaksi dalam Sidang ke-17 Kasus E-KTP
Nasional
Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute
Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute
Internasional
Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini
Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini
Megapolitan
Masjid Subulussalam, Jejak Kesultanan Demak Bintoro di Lereng Gunung Ungaran
Masjid Subulussalam, Jejak Kesultanan Demak Bintoro di Lereng Gunung Ungaran
Regional
Diawali Pertengkaran dengan Istri, Pria Ini Mengamuk dan Bunuh 8 Orang
Diawali Pertengkaran dengan Istri, Pria Ini Mengamuk dan Bunuh 8 Orang
Internasional
Cegah Masuknya Militan ISIS, TNI dan Polri Perketat Pengamanan Perbatasan
Cegah Masuknya Militan ISIS, TNI dan Polri Perketat Pengamanan Perbatasan
Nasional
Menikmati Takjil Bubur Lodeh, Tradisi Buka Puasa dari Abad ke-16
Menikmati Takjil Bubur Lodeh, Tradisi Buka Puasa dari Abad ke-16
Regional
Perlintasan Kereta Api di Pisangan Baru Ditutup untuk Uji Coba
Perlintasan Kereta Api di Pisangan Baru Ditutup untuk Uji Coba
Megapolitan

Close Ads X