Hujan 3 Jam, Ungaran Dilanda Banjir dan Longsor - Kompas.com

Hujan 3 Jam, Ungaran Dilanda Banjir dan Longsor

Kontributor Ungaran, Syahrul Munir
Kompas.com - 21/03/2017, 00:39 WIB
Dok BPBD Kabupaten Semarang Ketua BPBD Heru Subroto (dua dari kiri) tengah meninjau lokasi banjir. Derasnya air membuat pagar SD Leyangan 1 ambruk.

UNGARAN, KOMPAS.com - Sedikitnya empat titik di wilayah Ungaran Timur terendam banjir setinggi lutut orag dewasa. Banjir disebabkan tingginya intensitas hujan di daerah tersebut selama lebih dari tiga jam. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Heru Subroto mengatakan, keempat titik itu yakni pertama, di RT 6 RW 6, Sitalang, Ngemplak, Kelurahan Susukan. Di daerah ini Sungai Kaligung meluap.

Akibatnya, Jalan Kutilang Raya dan dua rumah warga terendam setinggi lutut. Arus lalu lintas dari kota ke wilayah Kelurahan Susukan di Kecamatan Ungaran Timur sempat tersendat.

Kedua, di kompleks SDN Leyangan 01. Di tempat ini, banjir setinggi lutut masuk ke kelas-kelas dan membuat pagar belakang sekolah ambrol di dua titik. Total pagar yang ambrol sepanjang 40 meter.

"Untuk SD Leyangan memang tempatnya rendah sehingga membuat aliran air menuju ke sekolah. Karena tidak kuat menahan aliran air disertai angin kencang membuat tembok pagar sekolah ambrol," ujarnya, Senin (20/3/2017).

Kepala SDN Leyangan 1, Ungaran Timur, Kholis mengungkapkan, banjir yang menerjang sekolahnya terjadi sekitar jam 14.30.

Penyebabnya, volume air hujan dari daerah yang lebih tinggi di lapangan sepakbola dan masuk ke dalam sekolah sehingga menggenangi seluruh ruangan yang ada.

"Termasuk ruang guru juga tergenang air dan lumpur. Pagar tembok di belakang sekolah juga ambrol sepanjang 40 meter," ujarnya.

Beruntung saat kejadian, kegiatan belajar mengajar telah selesai sehingga tidak ada yang di sekolah. Hanya tinggal penjaga saja yang menunggu sekolah.

Kejadian seperti ini bukanlah yang pertama. Pada 2014, pagar depan sekolah ambrol karena diterjang banjir bandang.

"Besok pagi, siswa juga diajak bersih-bersih sebentar sebelum pelajaran," ungkapnya. Genangan banjir mulai surut seiring meredanya hujan yang turun sekitar pukul 18.00.

Selain banjir, terdapat tiga rumah yang tertimpa longsor di dua titik, yakni di Kelurahan Sidomulyo dan Desa Leyangan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Di Sidomulyo ada dua rumah tetapi sudah dilakukan evakuasi sedangkan di Leyangan masih tanggung jawab pengembang. Kami sudah mendata tidak ada korban jiwa maupun korban luka," ucapnya.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, daerah lain yang tergenang banjir cukup signifikan di antaranya di Perumahan Ungaran Baru. Di sini, sedikitmya 70 rumah terendam banjir setinggi 50 sentimeter.

Banjir juga menggenangi Jl MT Hariyono depan perumahan Amaya, Sidomulyo. Sedangkan di kelurahan Gedanganak, banjir hingga selutut orang dewasa terjadi di depan Pabrik Polyplas. Sedangkan di depan SMPN 5 Ungaran di Desa Kalongan juga terdapat genangan banjir.

PenulisKontributor Ungaran, Syahrul Munir
EditorReni Susanti
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM