Ungkap Sindikat Curanmor, Dua Prajurit TNI Dapat Penghargaan - Kompas.com

Ungkap Sindikat Curanmor, Dua Prajurit TNI Dapat Penghargaan

Kontributor Ungaran, Syahrul Munir
Kompas.com - 20/03/2017, 15:28 WIB
arsip pendam IV/Diponegoro Danrem 071 Wijayakusuma Kolonel Inf Suhardi memberikan penghargaan kepada anggota Unit Intel Kodim 0701 Banyumas, Serka Hendi Supriadi dan Sertu Juwarno sebagai Prajurit Wijayakusuma Berprestasi di Lapangan Upacara Makorem 071 Wijayakusuma Jl Gatot Subroto No.1 Sokaraja Banyumas, Senin (20/3/2017). Keduanya berhasil mengungkap jaringan pencuri sepeda motor baru-baru ini.

UNGARAN, KOMPAS.com - Dua prajurit TNI, masing-masing Serka Hendi Supriadi dan Sertu Juwarno, mendapat penghargaan "Prajurit Wijayakusuma Berprestasi" lantaran keberhasilannya mengungkap jaringan pencuri sepeda motor baru-baru ini.

Penghargaan kepada kedua anggota Unit Intel Kodim 0701 Banyumas tersebut diserahkan langsung oleh Danrem 071 Wijayakusuma Kolonel Inf Suhardi, di Lapangan Upacara Makorem 071 Wijayakusuma Jalan Gatot Subroto Nomor 1 Sokaraja, Banyumas, Senin (20/3/2017).

"Wujud penghargaan ini mungkin bagi prajurit tidak berarti apa-apa, namun selaku Danrem hal ini adalah sebuah kerja keras dan prestasi sehingga saya perlu memberikan suatu penghargaan bagi prajurit Wijayakusuma yang telah melaksanakan tugas dengan baik," kata Kolonel Inf Suhardi dalam sambutannya, dikutip dari siaran pers Pendam IV/Diponegoro, Senin (20/3/2017) siang.

Baca juga: Tangkap Sindikat Curanmor di Bandung, Seorang Polisi Kena Tembak

Menurut Danrem, kejadian ini diharapkan menjadikan titik tolak bagi setiap prajurit TNI agar memberikan yang terbaik dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

Ia meminta kepada semua jajarannya untuk tidak meremehkan atau mengabaikan informasi sekecil apapun dari masyarakat. Sebab sekecil apapun informasi yang disampikan kepada anggta TNI, hal itu merupakan sebuah kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada prajurit.

Menurut Danrem, sebutir informasi yang didapat seorang prajurit sangat penting dan berarti bagi komandan dan kesatuannya.

"Informasi yang didapat kita dalami, koordinasi sehingga akan mendapatkan informasi lengkap dan sampai pada akhirnya dapat mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat sekitar. Ini menjadi kewajiban kita," terangnya.

Jebak pencuri motor

Sekadar informasi, Eko Prayitno (46), warga Desa Wlahar Kulon, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, melaporkan kasus pencuria motor miliknya kepada Sertu Juwarno pada Rabu (15/3/2017) pukul 12.15 WIB. Sepeda motor miliknya yang diparkir di depan rumahnya hilang.

Laporan tersebut ditindaklanjuti Sertu Juwarno dengan melakukan penelusuran di wilayah Patikraja. Saat melakukan penelusuran, Juwarno bertemu Aris, warga Wlahar Kulon, yang menginformasikan bahwa ada temannya di Karanglewas akan menjual sepeda motor tanpa STNK. Keterangan Aris juga disertai foto sepeda motor tersebut yang dikirim melalui BBM.

"Sepeda motor yang dicuri tersebut mirip motor yang dicuri," kata Juwarno.

Setelah mengantongi informasi yang cukup, Sertu Juwarno menyamar sebagai pembeli untuk meyakinkan sepeda motor tersebut adalah milik Eko Prayitno.

Singkat cerita, disepakatilah pertemuan denga penjual di depan SMK Negeri 75 Tanjung, Purwokerto, Sabtu (18/3/2017) sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah melihat langsung kondisi sepeda mtor yang ditawarkan, Juwarno juga berusaha mengecek nomer mesin dan kerangka sepeda motor tersebut di Desa Kedungwringin, Patikraja.

"Ternyata betul sepeda motor yang akan dijual tanpa STNK tersebut milik Eko Prayitno yang hilang beberapa waktu lalu," jelasnya.

Baca juga: Polrestabes Bandung Tangkap Sindikat Curanmor Asal Cianjur

Setelah diyakini sepeda motor tersebut hasil mencuri, kedua pelaku masing-masing Supriyanto, warga Desa Kedungwringin, Patikraja dan Rima Pangestu, warga Desa Karangnanas, Sokaraja Banyumas ditangkap.

Sempat terjadi perlawanan dari kedua pelaku, namun dapat diatasi Sertu Juwarno dan Serka Hendi Supriadi.

Setelah dilumpuhkan, kedua pelaku curanmor tersebut diserahkan ke Polsek Patikraja.

Kedua pelaku curanmor tersebut merupakan pasangan kekasih yang akan menikah pada 26 Maret 2017 mendatang.

Selanjutnya dari penangkapan tersebut, diperoleh barang bukti sepeda motor Mio Soul GT Hijau Nopol R 2499 HS dengan nomor rangka MH 1KPOO1CKO93925 nomor mesin 1KP-094141 TH 2012 dan Vario Hitam serta beberapa sepeda motor yang masih tersimpan di rumah pelaku.

PenulisKontributor Ungaran, Syahrul Munir
EditorFarid Assifa
Komentar

Close Ads X