Sabtu, 25 Maret 2017

Regional

Petani Bone Mengaku Jual Cabai Rp 3.000 Per Kg, Begini Reaksi Mentan

Selasa, 10 Januari 2017 | 21:12 WIB
KOMPAS.com / ABDUL HAQ Menteri Pertanian, Amram Sulaiman tengah memantau perkebunan tebu milik PTPN XIV di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Selasa, (10/01/2017).

BONE, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Amran Sulaiman kaget saat mendengar informasi dari petani Desa Panyili, Kecamatan Palakka, Bone, Sulawesi bahwa mereka menjual cabai kepada tengkulak hanya seharga Rp 3.000 per kilogram.

"Wah luar biasa itu. Tolong bupati kirim semua cabai milik petani di sana ke Jakarta dan harganya bukan di bawah Rp 10.000 per kilogram," Kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Bone, Selasa, (10/01/2017).

Padahal saat ini harga cabai di pasaran melambung tinggi, bahkan ada yang menyentuh Rp 200.000 per kilogram.

Sementara itu, menanggapi pernyataan Mentan, Bupati Bone Andi Baso Pashar Padjalangi mengaku akan melakukan penyelidikan terkait harga cabai yang rendah di kalangan petani.

"Petani yang jual harga Rp 3.000 per kilo belum tentu semua. Jangan sampai kebetulan petaninya lagi butuh uang dan menjual cabainya dengan harga begitu murah," ucap dia.

Di Bone, Mentan sendiri berkunjung ke pabrik gula Camming milik Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Kontributor Bone, Abdul Haq
Editor : Erlangga Djumena