Karyawan Klub Malam di Bogor Jadi Korban Kebakaran Kapal Zahro Express - Kompas.com

Karyawan Klub Malam di Bogor Jadi Korban Kebakaran Kapal Zahro Express

Kontributor Bogor, Ramdhan Triyadi Bempah
Kompas.com - 02/01/2017, 09:37 WIB
KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI Kondisi kapal penumpang Zahro Express yang terbakar di Muara Angke, Jakarta Barat, Minggu (01/01/2017). Kapal ini terbakar saat menuju Pulau Tidung pada Minggu pagi dan menyebabkan sejumlah korban meninggal dunia.

BOGOR, KOMPAS.com — Sapta, salah satu keluarga dari korban selamat dalam peristiwa terbakarnya Kapal Zahro Express di perairan Kepulauan Seribu, menuturkan, adiknya, Nanda, naik kapal tersebut karena hendak berlibur bersama puluhan temannya yang bekerja di salah satu klub malam di Kota Bogor, Jawa Barat.

"Kalau jumlah pastinya belum tahu, mungkin sekitar 70 orang. Mereka itu lagi family gathering dan baru berangkat tadi malam mau ke Pulau Tidung," ungkapnya, Minggu (1/1/2017).

Dia mengaku sangat terkejut setelah mengetahui kapal yang ditumpangi adiknya hangus terbakar.

"Dapat kabar dari pacarnya (Nanda) kalau kapal yang ditumpangi adik saya kebakar di Muara Angke," kata Sapta.

Sejumlah karyawan Diskotik X-One menjadi korban dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu pagi tersebut. Salah satunya adalah Jeksen Wilhelmus (40), General Manager X-One Club. Dia menjadi satu dari 23 korban meninggal dunia dalam musibah tersebut.

Seluruh karyawan yang selamat sudah kembali setelah dijemput oleh pihak keluarga di tempat mereka bekerja, Minggu malam.

Sambil membawa barang bawaan, mereka langsung menuju ke dalam klub. Beberapa keluarga dan kerabat karyawan X-One yang selamat terlihat berpelukan. Air mata pun mengiringi suasana itu.

Sementara itu, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen X-One terkait musibah yang menimpa keluarga besar karyawan klub malam ini.

Kapal Zahro Express terbakar saat beranjak dari salah satu pelabuhan di Muara Angke menuju Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Penumpang kapal tersebut merupakan wisatawan yang hendak menghabiskan masa liburan awal tahun 2017 dengan rekreasi ke Pulau Tidung.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ada 23 orang meninggal dunia akibat kebakaran Kapal Motor (KM) Zahro Express. Sekitar 17 penumpang hilang dan 17 orang mengalami luka. Sebanyak 194 penumpang selamat.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Bogor, Ramdhan Triyadi Bempah
EditorCaroline Damanik

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM