Mesin Pemipil Jagung hingga Kaki Palsu di Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional - Kompas.com

Mesin Pemipil Jagung hingga Kaki Palsu di Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional

Kontributor Mataram, Karnia Septia
Kompas.com - 23/11/2016, 23:13 WIB
Kontributor Mataram, Karnia Septia Mesin pemipil jagung berkelobot, salah satu hasil inovasi yang dipamerkan di Gelaran Tekhnologi Tepat Guna tahun 2016 di NTB.

MATARAM, KOMPAS.com - Berbagai inovasi seperti mesin pemipil jagung berkelobot hingga kaki palsu yang terbuat dari serabut kelapa, memeriahkan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional ke XVIII yang diselenggarakan di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ajang ini dibuka Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo didampingi Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi, Rabu (23/11/2016).

Berbagai hasil inovasi teknologi tepat guna karya anak bangsa ini akan dipamerkan selama lima hari di stand yang sudah disediakan.

Pameran akan dilaksanakan di Mataram mulai tanggal 22-26 November 2016. Tujuannya untuk memasyarakatkan hasil tekhnologi tepat guna yang tersebar di seluruh Indonesia, sekaligus ajang promosi terkait pengembangan dan pemanfaatan teknologi tepat guna untuk kemajuan ekonomi masyarakat.

Eko mengatakan, berbagai inovasi ini dapat digunakan di masyarakat untuk mempercepat pembangunan terutama di desa. Terlebih sebagian besar inovasi merupakan alat pertanian.

Salah satu inovasi di bidang pertanian berupa mesin pemipil jagung berkelobot karya dari H Tukimin asal Lampung Timur, Provinsi Lampung. Alat ini berfungsi untuk mengupas klobot sekaligus memipil biji jagung dari bonggolnya.

Karyanya kini telah di pesan hingga ke luar daerah dan dimanfaatkan oleh para petani jagung. Mesin pemipil jagung berkelobot juga mendapat juara pertama dalam lomba inovasi teknologi tepat guna dan lomba posyantek berprestasi tingkat nasional tahun 2016.

Selain mesin pemipil jagung ada pula alat pengopek kacang, alat panen garam rakyat, alat pengolah tahu hemat energi dan alat panen padi mini combine.

Selain alat pertanian, ada juga inovasi alat bantu cacat tubuh berupa kaki palsu yang terbuat dari serabut kelapa karya Faozal Bahri dari Kabupaten Lombok Timur, NTB. Dengan kaki palsu buatannya, Faozal berharap dapat membantu kaum difabel agar bisa kembali berjalan seperti dirinya.

Kaki palsu buatannya mendapat juara ketiga dalam lomba inovasi teknologi tepat guna dan lomba posyantek berprestasi tingkat nasional tahun 2016. 

PenulisKontributor Mataram, Karnia Septia
EditorErlangga Djumena
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM