Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bakamla Tangkap 5 Kapal Ikan Tak Berizin di Sulut

Kompas.com - 05/05/2015, 02:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Keamanan Laut Rebuplik Indonesia (Bakamla RI) menangkap tiga kapal ikan asing berbendera Filipina dan dua kapal ikan Indonesia di Perairan Sulawesi Utara, Minggu (3/5/2015). Kelima kapal itu berlayar tanpa dokumen dan tidak memiliki dokumen perjalanan dan visa yang sah.

Kapal patroli yang dikomandani oleh Letkol Maritim Agus Tri Ariyanto menggiring kelima kapal itu ke Pangkalan PSDKP Bitung untuk proses hukum lebih lanjut.

"Penangkapan kapal ikan asing ini merupakan bentuk realisasi Bakamla RI dalam penegakan peraturan IUU Fishing," kata Plt. Sestama Bakamla RI, Laksma Maritim Dicky Munaf melalui siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (4/5/2015).

Tiga kapal ikan asing tersebut ditangkap saat sedang menangkap ikan di Wilayah pengelolaan perikanan Indonesia. Adapun ketiga kapal asing tersebut adalah Kapal KM Reychel-01, yang ditangkap pukul 07.00 WITA, dinahkodai oleh Jorl dengan delapan anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Filipina.

Selanjutnya KM Barelos dengan nahkoda kapal Eblie Ramilez dan 11 ABK warga negara Filipina. Terakhir, KM Reyvin pada pukul 10.50 WITA dengan nahkoda kapal Ambo Larano dan 12 ABK warga negara Filipina.

Sedangkan 2 kapal Indonesia ditangkap ketika sedang berlayar dari Filipina ke daerah penangkapan ikan wilayan perairan Indonesia. Kedua kapal tersebut adalah KM Berkat-03, yang ditangkap pada pukul 11.20 WITA, dinahkodai oleh Goddie R Ocra Jr dan 8 ABK Indonesia dan 1 ABK asing.

Selanjutnya yaitu KM Yordan-02 yang ditangkap pukul 14.50 WITA dengan nahkoda kapal Denis Lahengko dan 15 ABK yang terdiri 14 ABK asing dan 1 ABK WNI.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Regional
Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Regional
Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com