Jalan Asia Afrika dan Sekitarnya Bak Lautan Manusia - Kompas.com

Jalan Asia Afrika dan Sekitarnya Bak Lautan Manusia

Kontributor Bandung, Rio Kuswandi
Kompas.com - 26/04/2015, 01:25 WIB
KOMPAS.com/Rio Kuswandi Jutaan orang tumplek di Jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Sabtu, (25/4/2015) malam. Mereka berdesak - desakan ingin menonton pertunjukan video mapping berjudul '1955: The New Asia and Africa'. Video itu menceritakan sejarah peringatan KAA pada tahun 1995.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kemeriahan peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 di Bandung masih berlangsung. Antusiasme warga atas peringatan KAA ini sangat tinggi. Warga penasaran dengan apa yang ada di Jalan Asia Afrika.

Pada Sabtu, (25/4/2015) malam, massa masih menyemut di Jalan Asia Afrika dan sekitarnya, seperti, di Jalan Braga, Jalan Naripan, Jalan Dalem Kaum. Sejumlah ruas jalan tersebut bak lautan manusia.

Tak ada kendaraan yang melintas karena dilakukan penutupan. Tak sedikit warga yang mengeluhkan desak-desakan tersebut.

"Astagfirullah, ini orang pada tumplek di sini, sampai susah jalan," keluh Reni (29) di Jalan Asia Afrika, Sabtu malam yang tengah berdesak-desakan.

Warga yang ada dalam kerumunan tersebut sama sekali tak bisa bergerak. "Aduh, ini maju enggak bisa, mundur juga enggak bisa, gimana ini?" keluh Indah (24) dengan muka penuh keringat.

Meski kawasan Asia Afrika sudah sesak, masih banyak warga berdatangan. Namun, tak sedikit pula yang memilih mengurungkan niatnya.

"Saya tadi liat orang luar biasa sekali, saya lebih milih balik lagi aja lah kalau lihat kayak gini, gila penuh banget," kata Indri (25), warga Jalan Banceuy. "Tapi, pengen lihat sebenernya, penasaran," tambahnya.

Suguhan pesta rakyat disajikan, mulai sejak tadi Sabtu siang mulai dari Karnaval Asia Afrika hingga pada malam harinya dilakukan pemutaran video mapping dengan judul '1955: The New Asia and Africa' yang menceritakan sejarah peringatan KAA pada tahun 1995 dan pertunjukan wayang.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Bandung, Rio Kuswandi
EditorTri Wahono
Komentar
Terkini Lainnya
'Skytrain' Mulai Dipasang di Bandara Soekarno-Hatta
"Skytrain" Mulai Dipasang di Bandara Soekarno-Hatta
Megapolitan
Hari Kerja Pertama di Bulan Ramadhan, Pengaduan di Balai Kota Sepi
Hari Kerja Pertama di Bulan Ramadhan, Pengaduan di Balai Kota Sepi
Megapolitan
Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Beras dengan Sabun di Gresik
Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Beras dengan Sabun di Gresik
Regional
Trump Bantah Menantunya Rancang Komunikasi Rahasia dengan Rusia
Trump Bantah Menantunya Rancang Komunikasi Rahasia dengan Rusia
Internasional
Sehari, Polres Nunukan Gerebek 2 Bandar Sabu Jaringan Malaysia
Sehari, Polres Nunukan Gerebek 2 Bandar Sabu Jaringan Malaysia
Regional
5 Berita Populer Nusantara: Di Balik Viralnya Foto 2 Mobil 'Berebut' Jalur hingga Ibu Nuril yang Terjerat UU ITE karena Telepon Atasan
5 Berita Populer Nusantara: Di Balik Viralnya Foto 2 Mobil "Berebut" Jalur hingga Ibu Nuril yang Terjerat UU ITE karena Telepon Atasan
Regional
Misteri Komplotan Teroris Kampung Melayu
Misteri Komplotan Teroris Kampung Melayu
Nasional
Andi Narogong Bersaksi dalam Sidang ke-17 Kasus E-KTP
Andi Narogong Bersaksi dalam Sidang ke-17 Kasus E-KTP
Nasional
Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute
Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute
Internasional
Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini
Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini
Megapolitan
Masjid Subulussalam, Jejak Kesultanan Demak Bintoro di Lereng Gunung Ungaran
Masjid Subulussalam, Jejak Kesultanan Demak Bintoro di Lereng Gunung Ungaran
Regional
Diawali Pertengkaran dengan Istri, Pria Ini Mengamuk dan Bunuh 8 Orang
Diawali Pertengkaran dengan Istri, Pria Ini Mengamuk dan Bunuh 8 Orang
Internasional
Cegah Masuknya Militan ISIS, TNI dan Polri Perketat Pengamanan Perbatasan
Cegah Masuknya Militan ISIS, TNI dan Polri Perketat Pengamanan Perbatasan
Nasional
Menikmati Takjil Bubur Lodeh, Tradisi Buka Puasa dari Abad ke-16
Menikmati Takjil Bubur Lodeh, Tradisi Buka Puasa dari Abad ke-16
Regional
Perlintasan Kereta Api di Pisangan Baru Ditutup untuk Uji Coba
Perlintasan Kereta Api di Pisangan Baru Ditutup untuk Uji Coba
Megapolitan

Close Ads X