Jalur Pendakian Gunung Lawu Terbakar, 700 Pendaki Terjebak - Kompas.com

Jalur Pendakian Gunung Lawu Terbakar, 700 Pendaki Terjebak

Kompas.com - 17/08/2014, 08:07 WIB
Shutterstock Ilustrasi kebakaran

KARANGANYAR, KOMPAS.com - Kebakaran terjadi di lokasi rute pendakian menuju Gunung Lawu, Sabtu (16/8/2014).

Berdasarkan informasi yang diterima Tribun Jateng dari relawan Komunitas Anak Gunung Lawu, Bibit Suyono, kebakaran hutan tersebut berlokasi di rute antara pos 4 dan 5.

Akibat kejadian tersebut seluruh pintu masuk jalur pendakian Gunung Lawu di Jateng dan Jatim ditutup. Ratusan pendaki yang telanjur mendekati lokasi pengibaran bendera Merah Putih di puncak gunung tersebut diminta bertahan di lokasi aman, sedangkan sisanya tertahan di area akses masuk jalur pendakian.

"Seluruh pintu menuju ke puncak ditutup. Titik kebakaran berada di antara pos 4 sampai 5 jalur Cemoro Sewu," kata Bibit, Sabtu (16/8/2014) malam.

Bibit mengatakan, para relawan yang mengetahui terjadi kebakaran langsung saling berkomunikasi dalam upaya evakuasi para pendaki. Seluruh pendaki yang berada di sekitar titik api digiring ke pos Hargodalem, yang merupakan lokasi paling aman dari radius kebakaran dan efek asap. Sementara pendaki yang masih berada jalur paling bawah, diminta bertahan di sana sampai waktu yang belum dipastikan.

Pihaknya menyebut semua pendaki yang berada di dua jalur resmi yakni Cemoro Sewu dan Cemoro Kandang sudah dalam penjagaan. Meskipun begitu, pihaknya tidak menjamin mereka yang lewat di jalur-jalur tikus pendakian menuju puncak Lawu bisa terpantau.

"Diperkirakan jumlah pendaki di malam tujuh belasan ini mencapai 700 orang yang berasal dari wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur dan daerah lain di Tanah Air," ungkapnya.

Mengenai skala kebakaran di lokasi tersebut, Bibit tak mampu menguraikan secara pasti. Dirinya menginformasikan hingga pukul 23.00 nyala api masih terlihat dari pos pengamatan Cemoro Sewu yang berjarak ratusan meter dari lokasi. Penutupan jalur pendakian merupakan cara terbaik daripada menanggung risiko.

"Melihat cuaca kering seperti sekarang ini, kebakaran berpotensi meluas. Sampai saat ini (Sabtu malam) belum bisa dijinakkan," katanya.

Kemungkinan terburuk, lanjut dia, pendakian Gunung Lawu dalam rangka upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-69 akan dihentikan. Pada intinya, pendakian malam ini dilarang.

Upaya evakuasi selain mengandalkan relawan juga menunggu bantuan aparat kepolisian setempat. (gon)

EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

Anies Promosikan 'Revolusi Putih' Prabowo di Cilandak Barat

Anies Promosikan "Revolusi Putih" Prabowo di Cilandak Barat

Megapolitan
Jadwal Pertandingan 3 Wakil Indonesia pada Perempat Final di Hongkong

Jadwal Pertandingan 3 Wakil Indonesia pada Perempat Final di Hongkong

Olahraga
15 Petugas Dishub 'Abal-abal' Diamankan di Kebon Jeruk

15 Petugas Dishub "Abal-abal" Diamankan di Kebon Jeruk

Megapolitan
PKB Ingatkan Prinsip Efisiensi dalam Penyusunan RAPBD DKI

PKB Ingatkan Prinsip Efisiensi dalam Penyusunan RAPBD DKI

Nasional
Melihat Penyusunan Anggaran Era Ahok dan Anies...

Melihat Penyusunan Anggaran Era Ahok dan Anies...

Megapolitan
Diduga Sopir Mengantuk, Bus Masuk Jurang Tewaskan 3 Penumpang

Diduga Sopir Mengantuk, Bus Masuk Jurang Tewaskan 3 Penumpang

Regional
Anggota Brimob yang Asuh 64 Anak Miskin dan Yatim Dapat Hadiah Umrah

Anggota Brimob yang Asuh 64 Anak Miskin dan Yatim Dapat Hadiah Umrah

Regional
'Revolusi Putih' Prabowo yang Akhirnya Dijalankan Anies-Sandi di DKI...

"Revolusi Putih" Prabowo yang Akhirnya Dijalankan Anies-Sandi di DKI...

Megapolitan
Berita Terpopuler: Organ Vital Jenazah Calon Tentara yang Hilang, hingga Desa di Swiss Tawarkan Sejumlah Uang

Berita Terpopuler: Organ Vital Jenazah Calon Tentara yang Hilang, hingga Desa di Swiss Tawarkan Sejumlah Uang

Internasional
Bersih dari Longsoran, Rel KA Jalur Selatan Dinyatakan Aman Dilintasi

Bersih dari Longsoran, Rel KA Jalur Selatan Dinyatakan Aman Dilintasi

Regional
Dari Tim Gubernur sampai Kolam Air Mancur, Anggaran DKI Tahun 2018 yang Menyita Perhatian...

Dari Tim Gubernur sampai Kolam Air Mancur, Anggaran DKI Tahun 2018 yang Menyita Perhatian...

Megapolitan
Cerita Udin Bertahan Jadi Ojek Sepeda Ontel di Tengah Serbuan Ojek 'Online'

Cerita Udin Bertahan Jadi Ojek Sepeda Ontel di Tengah Serbuan Ojek "Online"

Megapolitan
Kurang Apa Indonesia dengan Papua...

Kurang Apa Indonesia dengan Papua...

Nasional
Wajah Paledang, Etalase Parfum Murah Meriah di Kota Bandung

Wajah Paledang, Etalase Parfum Murah Meriah di Kota Bandung

Regional
Imbas Proyek Jembatan Jatiwaringin, Warga Bingung Cari Jalan Alternatif

Imbas Proyek Jembatan Jatiwaringin, Warga Bingung Cari Jalan Alternatif

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM