Rabu, 17 September 2014

News / Regional

Kelud Meletus, Warga Pemalang Cari Tahu Status Gunung Slamet

Jumat, 14 Februari 2014 | 16:53 WIB
KOMPAS.com/Ari Himawan Sarono Warga di Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuhan, Pulosari, Pemalang, Jawa Tengah, menggunakan teropong mengamati Gunung Slamet.

PEMALANG, KOMPAS.com — Letusan Gunung Kelud membuat Pos Pemantauan Gunung Slamet di Desa Gambuhan, Pulosari, Pemalang, Jawa Tengah, ramai dikunjungi warga. Rata-rata mereka penasaran dengan kondisi gunung tertinggi di Jawa Tengah tersebut.

Seperti Syaid Adnan (26), warga Desa Gambuhan, Pulosari, Pemalang, yang sengaja datang ke pos pemantauan karena penasaran dengan kondisi Gunung Slamet. Adnan ingin mengetahui apakah Gunung Slamet aman-aman saja atau ada peningkatan aktivitas.

"Saya ingin tahu, terus khawatir barangkali ada dampak yang ditimbulkan dari meletusnya Gunung Kelud," kata Syaid sambil memandang Gunung Slamet.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Slamet, Sudrajat, mengatakan, hari ini, Jumat (14/2/2014), sudah puluhan warga yang datang ke tempatnya. Umumnya, mereka ingin mengetahui kondisi gunung dengan ketinggian 3.428 Mdpl ini.

"Ya, kira-kira sudah ada 25 orang yang datang ke pos pemantauan, warga kebanyakan bertanya soal status Gunung Slamet saat ini, padahal biasanya sepi-sepi saja," ujar Sudrajat.

Sudrajat menambahkan, Gunung Slamet saat ini dalam kondisi normal. Menurutnya, Gunung Kelud yang meletus tidak berpengaruh pada aktivitas Gunung Slamet.

"Semua normal, Gunung Kelud punya dapur magma sendiri, begitu juga dengan Gunung Slamet, sehingga tidak berpengaruh," jelasnya.

Simak kembali catatan Ekspedisi Kompas Cincin Api “Kelud Revolusi Gunung Api” di edisi khusus epaper.kompas.com dan www.cincinapi.com.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Ari Himawan Sarono
Editor : Farid Assifa