Sabtu, 30 Agustus 2014

News / Regional

Terdengar sampai Yogyakarta, Letusan Gunung Kelud Masuk Kategori Letusan Dalam

Jumat, 14 Februari 2014 | 01:54 WIB
http://www.vsi.esdm.go.id Peta rawan bencana letusan Gunung Kelud, yang dirilis Badan Geologi Kementerian Energi, Sumber Daya Alam, dan Mineral menyusul peningkatan status kegunungapian Gunung Kelud menjadi Awas, Kamis (13/2/2014) malam. Gunung ini kembali meletus pada Kamis dengan letusan pertama terjadi pada pukul 22.50 WIB.
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Dentuman letusan Gunung Kelud di perbatasan Kabupaten Kediri, Malang, dan Blitar, Kamis (13/2/2014) pukul 22.50 WIB, terdengar sampai Daerah Istimewa Yogyakarta. Suara tersebut dilaporkan terdengar oleh warga di Gunung Kidul.

"Suara yang terdengar oleh masyarakat Yogyakarta merupakan dentum letusan Gunung Kelud," terang Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi Yogyakarta (BPPTKG) Subandriyo, Jumat (14/02/2014) dini hari.

Subandriyo mengungkapkan, BPPTKG juga terus melakukan pemantuan aktivitas getaran yang terjadi di Gunung Kelud. Sebab, sebagian besar alat pemantauan di Gunung Kelud berada di BPPTKG.

"Getaran Kelud juga terekam dari seismograf di Stasiun Deles. Sebab, sumber letusannya sangat dalam," kata Subandriyo. Menurutnya, letusan Gunung Kelud pada Kamis (13/2/2014) masih awalan, dan belum mencapai puncaknya.


Simak kembali catatan Ekspedisi Kompas Cincin Api “Kelud Revolusi Gunung Api” di edisi khusus epaper.kompas.com dan www.cincinapi.com.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma
Editor : Palupi Annisa Auliani