Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diduga karena Sengketa Lahan, Operator "Excavator" Dipanah Orang Tak Dikenal

Kompas.com - 24/01/2014, 05:24 WIB
Kontributor Kompas TV, Alfian Kartono

Penulis

JAYAPURA, KOMPAS.com — Diduga akibat sengketa lahan, seorang operator ekskavator diserang oleh dua orang tak dikenal di Kampung Timika Jaya Satuan Pemukiman II (SP-2), Distrik Mimika Baru, Mimika, Papua, Kamis (23/1/2014).

Informasi yang dihimpun Kompas.com di Timika, kejadian berlangsung sekitar pukul 10.00 WIT. Saat itu Ongen Sakaliwang, operator ekskavator sedang membersihkan lahan milik Nurmila Ode di jalan baru depan Petrosea, Kampung Timika Jaya. Tiba-tiba dua orang datang menghampiri ekskavator, dan langsung melepas panah ke arah Ongen dan mengenai lutut kanannya.

Menduga pelaku sudah pergi, Ongen turun dari ekskavator, dan kembali diserang pelaku, tetapi meleset. “Saat melarikan diri ke arah Jalan Baru, Ongen terkena panah di pipi sebelah kiri dan membuatnya terjatuh. Setelah merampas kunci ekskavator, pelaku melarikan diri ke arah hutan,” ungkap Roni, salah seorang saksi, yang menceritakan pengakuan Ongen.

Patroli Polisi Lalu Lintas Polres Mimika yang datang ke lokasi kejadian setelah mendapat laporan warga langsung mengevakuasi Ongen ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat, Timika. Sementara itu, Patroli Kepolisian Sektor Mimika Baru, yang dipimpin Kapolsek Mimika Baru AKP Asep Bangbang yang datang ke lokasi kejadian, berusaha mengejar pelaku ke arah hutan samping Jalan Baru.

Meskipun aparat melakukan penyisiran hingga tembus ke daerah irigasi, Kampung Inauga, pelaku tak berhasil ditemukan. Kepada wartawan di Timika, AKP Asep Bangbang mengaku masih menyelidiki pelaku penyerangan dan sedang memeriksa saksi-saksi. Menurut Asep saat ini situasi di lokasi kejadian sudah kembali kondusif.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com