Rabu, 24 September 2014

News / Regional

Ki Dalang Enthus Terpilih Jadi Bupati Tegal

Minggu, 3 November 2013 | 21:15 WIB
Tribun Jateng Ki Dalang Enthus Susmono.

SLAWI, KOMPAS.com
— Pasangan Enthus Susmono dan Umi Azizah memenangi Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Tegal dalam pleno rekapitulasi suara Pilkada Tegal, Minggu (3/11/2013). Jika tak ada hambatan, Enthus yang merupakan dalang tenar ini bakal dilantik bersama pasangannya Umi Azizah pada 8 Januari mendatang.

Ketua KPU Kabupaten Tegal Sukartono menjelaskan, Enthus dan Umi memenangi Pilkada Tegal dengan memperoleh 233.318 suara, atau sekitar 35,21 persen. Pesaing terberatnya, yaitu pasangan Moh Edi Utomo dan Abasari, hanya memperoleh 223.436 suara atau 33,71 persen.

Hasil ini berbeda dengan quick count yang dipublikasikan KPUD beberapa waktu lalu. Dalam hasil quick count lalu, pasangan nomor 5, Moh Edi utomo dan Abasari, dinyatakan memenangi pilkada dengan perolehan suara sebanyak 48 persen atau 255.416 suara. Dan, di posisi kedua yakni pasangan nomor 4, Enthus Susmono dan Umi Azizah, dengan perolehan suara 28 persen atau 147.584 suara.

Namun, Sukartono enggan berkomentar lebih lanjut mengenai hasil quick count KPU Kabupaten Tegal dan tergesa-gesa meninggalkan Gedung Yaumi Center, Trayeman, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, di mana rekapitulasi hasil penghitungan Pilkada Kabupaten Tegal ini diselenggarakan.

Sementara itu, di tempat terpisah, Wakil Sekretaris Tim Kampanye Pasangan Calon Nomor 5 (Edi dan Abasari), Didik Riyanto, menerangkan bahwa dari hasil penghitungan KPUD terdapat ribuan suara yang hilang.

"Teknologi IT tak pernah ada kerusakan, yang ada human error. Dan, kemenangan dalam quick count tak sebesar itu. Di data kami, pasangan calon nomor 5 memperoleh 34 persen dan pasangan calon nomor 4 memperoleh 33 persen," jelasnya.

Sementara untuk hasil penghitungan real, anggota Tim Sukses Pasangan Calon Nomor 5 (Edi dan Abasari), Chamami, menjelaskan bahwa ia menemukan sejumlah bukti atau kejanggalan dalam hasil penghitungan suara pilkada ini. Kejanggalan itu antara lain kualitas kertas C1 tak sama.

"Pada lembar 1 dan lembar 3 ketebalan kertas berbeda. Masak pilkada menggunakan kertas setebal 60 gram," katanya.

Adapun Pilkada Kabupaten Tegal diikuti oleh lima pasangan calon, yaitu:

(1) Rojikin-Budiarto, diusung PDI-P
(2) Himawan-Budi, diusung Partai Demokrat, Gerindra, dan PKPB
(3) Fikri-Kahar, diusung PKS, Hanura, Partai Buruh, dan PKNU
(4) Ki Enthus Susmono-Umi Azizah, diusung PKB
(5) Edi-Abasari, diusung Partai Golkar, PPP, dan PAN


Editor : Farid Assifa
Sumber: Tribun Jateng