Kamis, 18 September 2014

News / Regional

Dokter Kandungan Gadungan Diringkus Polisi

Jumat, 4 Oktober 2013 | 10:54 WIB
KOMPAS.com/Achmad Faizal Dokter kandungan gadungan diamankan di Mapolrestabes Surabaya.

SURABAYA, KOMPAS.com — Sepasang suami istri di Surabaya menggelar praktik dokter kandungan, padahal keduanya tidak memiliki latar belakang pendidikan dokter maupun izin praktik dokter. Ironisnya, keduanya sudah memiliki ratusan pasien langganan.

Aksi Djuhari Prajogo (56) dan istrinya Lucia Sudiarti (48) baru terendus polisi dua hari lalu. Dokter gadungan yang berpraktik di Jalan Pulo Wonokromo, Surabaya, ini dibekuk Polsek Wonokromo atas laporan salah satu pasien yang kecewa dan curiga.

''Bahkan keduanya berani melakukan operasi kandungan dan persalinan kepada pasiennya,'' kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Setija Junianta, Jumat (4/10/2013).

Semula, tersangka hanya membuka praktik medis khusus bagi perempuan yang ingin memiliki anak sejak 2011. Hingga saat ini, menurut pengakuan tersangka, sudah ada lebih dari 300 pasien yang berobat kepadanya.

''Yang lebih meyakinkan, tersangka juga menulis resep obat untuk dibeli di apotek,'' jelas Setija.

Praktik itu terbongkar sejak DS (36), pasien tersangka yang sudah sembilan tahun menikah tetapi belum juga dikaruniai anak, curiga dengan praktik tersangka. ''Pengobatannya tidak berhasil, justru berat badannya meningkat, padahal sudah habis banyak biaya,'' kata Setija.

Korban pun memeriksakan kandungannya ke rumah sakit, dan hasilnya tidak ada perubahan di dalam kandungannya. DS lantas melaporkan suami-istri itu ke Polsek Wonokromo.

Selain menahan keduanya, polisi juga menyita berbagai obat-obatan, tempat tidur pasien, dan buku catatan pasien.

Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Editor : Kistyarini