Rabu, 23 Juli 2014

News / Regional

Kasus Istri Gugat Cerai Suami di Bireuen Masih Tinggi

Rabu, 18 September 2013 | 18:33 WIB
BIREUEN, KOMPAS.com - Kasus istri menggugat cerai suami yang diajukan ke Mahkamah Syariyah Bireuen masih tinggi. Hal itu dipicu permasalahan ketidakcocokan dan ekonomi. Hal itu diungkapkan Panitera Mahkamah Syariah Bireuen, Drs Bakhtiar MH, Rabu (18/9/2013).

Menurut Bakhtiar, kasus gugat cerai yang masuk sejak Januari hingga 17 September 2013 sebanyak 155 perkara. “Jika dibandingkan dengan cerai talak yakni oleh suami terhadap istri jumlahnya 53 perkara,” ujarnya, Rabu.

Dia menyebutkan, jumlah total perkara yang masuk ke Mahkamah Syariah dari Januari hingga 18 September 2013 sebanyak 337 perkara. Jika ditambah 101 sisa perkara tahun 2012, maka totalnya menjadi 438 perkara. Sebanyak 155 perkara adalah masalah perceraian.

“Perkara yang sudah diputus sejak Januari hingga 17 September 2013 sebanyak 275 perkara dan 153 perkara masih dalam proses persidangan,” tambah Bakhtiar.

Ia menyatakan, faktor penyebab menonjol kasus gugat cerai lantaran pihak suami bertanggung jawab memberikan nafkah terhadap istri dan anak-anaknya. Termasuk juga adanya poligami tidak sehat dari pihak suami.

Penulis: Kontributor Bireuen, Desi Safnita Saifan
Editor : Farid Assifa