Daftar Haji Sekarang, Berangkat Tahun 2027 - Kompas.com

Daftar Haji Sekarang, Berangkat Tahun 2027

Kompas.com - 18/09/2013, 12:15 WIB
Kompas/Agus Mulyadi Ilustrasi: Jemaah haji tengah melakukan tawaf, mengelilingi Kabah di area Masjidil Haram, Mekkah, pada musim haji tahun 2012.
BANYUWANGI, KOMPAS.com — Masyarakat Banyuwangi yang akan menunaikan ibadah haji sepertinya harus ekstra sabar. Pasalnya, kuota haji untuk wilayah Kabupaten Banyuwangi sudah terisi sampai tahun 2027.

Hal tersebut diungkapkan Muchlis, Kepala Seksi Haji dan Umroh, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Rabu (18/9/2013).

"Yang daftar tahun ini naik hajinya tahun 2027. Bisa juga lebih lama. Dilihat dari pegurangan kuota 20 persen dari total jemaah haji Indonesia. Kalau pemberlakuan diteruskan bisa jadi pemberangkatannya setelah 2027," ungkapnya.

Muchlis menerangkan, pengurangan kuota 20 persen juga berpengaruh pada jumlah pemberangkatan haji di Banyuwangi. "Untuk tahun ini, di Banyuwangi ada 101 jemaah yang dibatalkan keberangkatannya. Ada yang membatalkan, karena pasangan dan keluarganya masuk pada pengurangan kuota. Jadi yang berangkat tahun ini total 791 jemaah yang tergabung pada kloter 53 dan 54," kata Muchlis.


Untuk Jawa Timur, lebih dari 6.500 calon jemaah haji dipastikan gagal berangkat pada tahun 2013 ini. Hal ini akibat ada pengurangan kuota haji yang dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi. Namun, Kementerian Agama menjamin jemaah haji yang gagal berangkat tahun ini akan berangkat tahun depan.

EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Terkini Lainnya

Polisi Belum Menyerah Tangani Kasus Novel Baswedan

Polisi Belum Menyerah Tangani Kasus Novel Baswedan

Nasional
Dituduh Korupsi, Fahri Hamzah Sebut Nazaruddin Lagi Marah dan Depresi

Dituduh Korupsi, Fahri Hamzah Sebut Nazaruddin Lagi Marah dan Depresi

Nasional
Polisi: Pastikan Dulu Kepulangan Rizieq, Baru Rencanakan Penjemputan

Polisi: Pastikan Dulu Kepulangan Rizieq, Baru Rencanakan Penjemputan

Megapolitan
Belum Terima Surat Penarikan Produk Albothyl, Tenaga Farmasi Kebingungan

Belum Terima Surat Penarikan Produk Albothyl, Tenaga Farmasi Kebingungan

Megapolitan
Wiranto: Akan Selalu Ada Migran Selama Masalah Keamanan di Asia dan Timur Tengah Berkecamuk

Wiranto: Akan Selalu Ada Migran Selama Masalah Keamanan di Asia dan Timur Tengah Berkecamuk

Nasional
Pengusaha Angkot Mau Lanjutkan Program OK Otrip tetapi Ada Syarat

Pengusaha Angkot Mau Lanjutkan Program OK Otrip tetapi Ada Syarat

Megapolitan
Polisi Tembak Mati HR, Spesialis Begal dengan Senjata Api di Jakarta Barat

Polisi Tembak Mati HR, Spesialis Begal dengan Senjata Api di Jakarta Barat

Megapolitan
Pria Jepang Berjuluk 'Pabrik Bayi' Menangkan Hak Asuh 13 Anak

Pria Jepang Berjuluk "Pabrik Bayi" Menangkan Hak Asuh 13 Anak

Internasional
Wiranto Sebut Empat Hal Ini Jadi Ancaman Pilkada Serentak 2018

Wiranto Sebut Empat Hal Ini Jadi Ancaman Pilkada Serentak 2018

Nasional
Ketua DPR: Silakan Persatuan Wartawan Indonesia Gugat UU MD3 ke MK

Ketua DPR: Silakan Persatuan Wartawan Indonesia Gugat UU MD3 ke MK

Nasional
Dana Desa Paling Banyak Dikorupsi, Polisi Minta Masyarakat Aktif Awasi

Dana Desa Paling Banyak Dikorupsi, Polisi Minta Masyarakat Aktif Awasi

Nasional
Dirjen Bina Marga: Kemarin Kami Tegur Keras, Sekarang Evaluasi Waskita

Dirjen Bina Marga: Kemarin Kami Tegur Keras, Sekarang Evaluasi Waskita

Megapolitan
Sopir Angkot OK Otrip yang Bau 'Ketek' dan Gondrong Akan Diberi Sanksi

Sopir Angkot OK Otrip yang Bau "Ketek" dan Gondrong Akan Diberi Sanksi

Megapolitan
Parpol Dilarang Kampanye Pemilu Sebelum 23 September Mendatang

Parpol Dilarang Kampanye Pemilu Sebelum 23 September Mendatang

Nasional
Borong Pangan Murah, Warga Bawa Karung hingga Diantar Becak

Borong Pangan Murah, Warga Bawa Karung hingga Diantar Becak

Megapolitan

Close Ads X