Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kompolnas Nilai Penembakan Polisi adalah Wujud Dendam

Kompas.com - 19/08/2013, 08:48 WIB
Kontributor Bandung, Rio Kuswandi

Penulis

BANDUNG, KOMPAS.com - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) M. Nasser mengatakan, penembakan dua polisi di Jalan Graha Bintaro, Kelurahan Parigi Baru, Kecamatan Pondok Aren, Jumat (16/8/2013) merupakan bentuk dendam kepada polisi.

"Ya, motif ini merupakan motif dendam kepada polisi," kata M. Nasser saat dihubungi Kompas.com, Minggu, (18/8/2013).

Pelaku penembakan saat ini masih dalam pengejaran polisi. M. Nasser menduga bahwa pelakunya adalah teroris. "Bukan tidak mungkin pelakunya teroris," terang M. Nasser.

Saat ini, sketsa wajah sudah berhasil diketahui. Kompolnas mengapresiasi polisi agar segera menangkap pelakunya, karena dengan insiden itu dianggap sudah melecehkan Polri. "Pelakunya harus cepat-cepat ditangkap," tegasnya.

"Kami berharap Mabes polri dan Polda Metro Jaya ikut turun tangan untuk membantu Polresta Tangerang dalam memburu pelaku," tegasnya.

Seperti diberitakan, Aipda Kus Hendratma tewas ditembak dari belakang oleh salah satu dari dua orang yang mengendarai motor di Pondok Aren, Tangerang. Saat itu, Tim Buser melintas menggunakan mobil Toyota Avanza.

Polisi lalu mengejar dan berhasil menabrak motor itu. Namun, pengemudi mobil, Bripka Ahmad Maulana kehilangan kendali hingga bergerak ke tanggul di Jalan Graha Raya Bintaro hingga akhirnya menghantam pohon.

Ketika hendak keluar dari mobil yang terbalik, pelaku menghampiri dan menembak Maulana. Akhirnya, Maulana tewas. Tiga polisi lainnya selamat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com