Minggu, 21 September 2014

News / Regional

Diduga Penembak Polisi, Pria Asal Tasik Dibekuk Densus 88

Minggu, 18 Agustus 2013 | 17:50 WIB
KOMPAS.com/Dian Maharani Lokasi penembakan dua polisi di Jalan Graha Raya Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Jumat (16/8/2013) malam.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com – Seorang pria asal Kampung Cijeruk Hilir, Kelurahan Cibeuti, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, bernama Iwan Priadi (44), ditangkap anggota Densus 88 di rumahnya, Minggu (18/8/2013) pagi. Lelaki itu diduga salah seorang jaringan penembak anggota polisi di Pondok Aren, Tangerang.

Iwan disebut-sebut merupakan pemasok sepeda motor kepada pelaku penembakan. Istri Iwan, Dede Kurniasih mengatakan, suaminya ditangkap ketika tidur di lantai atas rumahnya.

"Tiba-tiba ada beberapa orang yang masuk ke rumah. Mereka menanyakan mana Iwan, dan motor milik suami saya," terang Dede kepada sejumlah wartawan di rumahnya, Minggu siang.

Setelah masuk ke dalam rumah, kata Dede, sejumlah orang berperawakan tinggi kekar langsung menggeledah lemari dan kamar tidur anaknya. Saat itu, Iwan lagi berada di kamar dan sedang beristirahat.

"Mereka lalu naik ke atas. Setelah itu membawa suami saya turun ke tengah rumah," ujar Dede.

Sejumlah orang yang diduga Densus 88 itu, membawa suaminya ke rumah mertuanya yang masih dekat dengan rumahnya.

"Dari rumah mertua, mereka membawa buku-buku milik suami saya," ucapnya.

Dede menambahkan, tak lama kemudian anggota Densus 88 itu kembali mendatangi rumah. Mereka menanyakan keberadaan ponsel milik suaminya.

"Datang lagi sekitar jam 11.00 sampai 11.30. Saya tidak tahu dimana hape yang ditanyakan itu," tambah Dede.

Karena ponsel milik Iwan tidak ditemukan, mereka membawa Iwan dengan sebuah mobil. Namun, saat ditanya apakah sekelompok orang itu mengaku sebagai anggota Densus 88, Dede tidak mengetahuinya secara pasti.

"Saya tidak tahu mereka berasal dari mana. Hanya saja, perawakannya seperti polisi. Saya panik dan tak sempat menanyakan mereka dari mana? Tapi mereka meminta saya untuk tenang," kata Dede.

Sementara itu, Kepala Polres Tasikmalaya Kota AKBP Iwan Imam mengatakan, sesuai laporan dari Kapolsek Kawalu Kompol Abdusalam, membenarkan bahwa orang yang menangkap pria asal Cibeuti, Kawalu adalah anggota Densus 88.

"Konfirmasi dari polsek betul itu Densus 88, yang ditangkap inisial I," ungkap Iwan Imam melalui pesan singkat.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Kontributor Ciamis, Irwan Nugraha
Editor : Caroline Damanik