Minggu, 21 Desember 2014

News / Regional

Lokasi Pembunuhan Sisca Dikenal Seram dan Rawan Kejahatan

Kamis, 8 Agustus 2013 | 11:27 WIB
TRIBUN JABAR/DICKY FADJAR DJUHUD Kakak korban tampak menangis di atas peti mati berisi jasad Fransisca Yofie (30) alias Sisca, wanita yang diduga korban penganiayaan saat hendak dibawa dari kamar mayat Rumah Sakit Hasan Sadikin ke rumah duka Nana Rohana, Bandung, Selasa (6/8/2013).
BANDUNG, KOMPAS.com — Lokasi pembunuhan sadis atas Franceisca Yofie, di Jalan Cipedes Tengah, Kecamatan Sukajadi, Bandung, Jawa Barat, Senin lalu, ternyata memang dikenal seram dan rawan kejahatan.

Setidaknya, komentar itulah yang diungkapkan Fenandes, warga yang tempat tinggalnya tak jauh dari Cipedes, Kamis (8/8/2013) dini hari. "Daerahnya sepi mas, seram," kata Fernandes.

Fernandes pun menjelaskan, lokasi pembunuhan Sisca memang merupakan kawasan elite, dengan sejumlah rumah kos yang banyak dihuni mahasiswa. Pasalnya, lokasi itu tak jauh dari kampus Universitas Kristen Maranatha.

"Tiga minggu lalu Alfamart dirampok. Pelakunya bawa pistol. Kos-kosan di situ semua dikandangin (berpagar tinggi)," kata Fernandes.

Tempat dibunuhnya Sisca, kata Fernandes, juga dekat dengan rumah berpatung gurita yang sempat heboh karena diduga mengajarkan ajaran sesat di sekitar lokasi.  "Pokoknya dekat dengan PVJ Bandung, enggak jauh dari Bandara Husein," kata Fernandes. "TKP tidak jauh dari rumah patung gurita sekte sesat itu," sambungnya.

Franceisca Yofie tewas setelah diseret menggunakan sepeda motor oleh dua orang pelaku di Jalan Cipedes Tengah, Kecamatan Sukajadi, Bandung, Jawa Barat, Senin lalu. Hingga kini misteri tindakan kriminal ini belum terungkap. Polisi masih menduga-duga motif pembunuhan tersebut.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Glori K. Wadrianto
Sumber: Tribun Jabar