Minggu, 26 Oktober 2014

News / Regional

Bendungan Wai Ela Jebol, Puluhan Warga Negeri Lima Terluka

Kamis, 25 Juli 2013 | 21:51 WIB
KOMPAS.COM/RAHMAN PATTY Setidaknya 32 orang terluka akibat jebolnya bendungan Wai Ela di Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Kamis (25/7/2013).

AMBON, KOMPAS.com - Setidaknya 32 warga Desa Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, ketika bendungan Wai Ela jebol, Kamis (25/7/2013) pagi.

Data yang dihimpun Kompas.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku dari 32 korban yang terluka, delapan orang diantaranya mengalami luka parah. Warga yang menderita luka – luka saat ini dirawat intensif di Puskesmas Desa Seith yang berjarak sekitar 8 kilomter dari Desa Negeri Lima.

Selain korban luka, informasi yang dihimpun di lokasi bencana menyebutkan ada empat warga yang hingga kini masih dinyatakan hilang. Keempat warga tersebut diduga hilang karena terbawa banjir bah saat bendungan Wai Ela jebol.

“Ada empat warga yang hilang terbawa banjir. Tapi kita belum mengetahui pasti apakah itu benar ataukah tidak,” ungkap Fahri Mahulauw, warga setempat.

Kepala Desa Negeri Lima Surahman Pasihatu kepada Kompas.com mengatakan, warga yang terluka itu terlambat mengungsi. “Warga terluka karena terlambat mengungsi. Sebagian diantara mereka karena terjatuh saat lari menyelamatkan diri,” kata Surahman.

Sejumlah warga setempat menuturkan warga yang mengalami luka – luka ini langsung dievakuasi ke posko pengungsian dan selanjutnya dibawa ke puskesmas terdekat di Desa Seth.

Bendungan Wai Ela jebol sekitar pukul 10.30 WIT danlangsung meluluhlantahkan sebagian besar rumah – rumah warga desa Negeri Lima. Akibat peristiwa tersebut, kerugian materil ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Penulis: Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty
Editor : Kistyarini