Sabtu, 30 Agustus 2014

News / Regional

Masjidil Haram Direhab, 160 Calhaj Magelang Gagal Naik Haji

Rabu, 19 Juni 2013 | 15:29 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com — Sebanyak 160 calon jemaah haji asal Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terpaksa gagal berangkat ke Tanah Suci Makkah tahun ini. Hal itu sebagai imbas kebijakan pemangkasan kuota haji sebesar 20 persen oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Magelang Ahmad Rosyidi menyebutkan, total seharusnya calon jemaah yang berangkat September mendatang sebanyak 1.311 orang. Namun, akibat pemangkasan 160 orang, jumlah yang akan berangkat haji menjadi 1.151 orang.

"Pemotongan paling banyak terjadi di Kecamatan Mungkid dan Secang, yaitu masing-masing 21 orang. Sedangkan pemotongan paling sedikit di Kecamatan Sawangan dan Kaliangkrik, yaitu 1 orang," jelas Ahmad, Rabu (19/6/2013).

Menurut Ahmad, kebijakan pemangkasan kuota calon haji merupakan permintaan Pemerintah Arab Saudi yang saat ini tengah menjalankan megaproyek rehabilitasi Masjidil Haram. Hal itu mengakibatkan luas masjid berkurang, dari semula dapat menampung 48.000 orang menjadi 22.000 orang per jam.

"Pemangkasan dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan jemaah haji," kata Ahmad.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada para calon jemaah yang terkena pemangkasan kuota untuk tidak khawatir karena pemerintah menjamin untuk memberangkatkan mereka tahun 2014. Selain itu, kata Ahmad, mereka juga tidak akan dikenakan biaya tambahan jika terdapat kenaikan biaya haji.

"Kalau ada kenaikan, tidak akan dikenakan biaya tambahan. Begitu juga apabila ada sisa pembayaran akan dikembalikan," tandasnya.


Penulis: Kontributor Magelang, Ika Fitriana
Editor : Farid Assifa