Sabtu, 1 November 2014

News / Regional

Bendungan Penanian jebol, Ratusan Hektar Sawah Terancam Kekeringan

Minggu, 16 Juni 2013 | 01:34 WIB

Konten : Penulis : K25-11/ Junaedi Keyword Foto : BENDUNGAN PENANIAN JEBOL

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Sebuah bendungan yang melindungi ratusan hektar areal persawahan di Kecamatan Binuang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat jebol diterjang banjir.

Banjir tak hanya menghancurkan bendungan, namun juga menumbangkan sejumlah pohon besar dan tanaman perkebunan di sepanjang muara sungai Binuang.

Konstruksi bendungan berupa beronjong kawat dan tumpukan batu setinggi dua meter ini tak tahan menahan terjangan banjir hingga jebol.

Penebangan liar di sepanjang hulu sungai membuat musibah banjir makin akrab menimpa warga di sepanjang daerah aliran sungai.

Tahun lalu bendungan yang menopang sekitar 100 hektar lebih areal sawah terutama di dusun Penanian dan Panatangan ini juga jebol.

Ratusan petani di kawasan ini berharap, pemerintah segera membenahi bendungan yang rusak, agar  tanaman padi mereka yang baru berumur beberapa pekan dan hanya mengandalkan air hujan saat ini tidak mengalami kekeringan.

Kepala Desa Panatangan, Sumaila Damang mengatakan jika bendungan ini tidak dibenahi pemerintah kabupaten secepatnya, maka ratusan hektar sawah terancam gagal panen.

"Kalau tak segera dibenahi ada ratusan hektar lebih areal sawah terancam kekeringan karena tak bisa mendapat supai air, sejak bendungan jebol," ujar Sumaila Damang.

Menurut Sumaila, dinas Pekerjaan Umum berjanji segera memperbaiki bendungan dalam waktu dekat.

Sumaila berharap bendungan baru nanti lebih kokoh dan lebih permanen agar kuat menahan terjangan banjir yang selalu datang setiap tahun.


Penulis: Kontributor Polewali, Junaedi
Editor : Ervan Hardoko