Jumat, 28 November 2014

News / Regional

Pekerja Minyak Asal Inggris Diculik di Aceh

Rabu, 12 Juni 2013 | 14:01 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Seorang warga negara Inggris yang bekerja di sebuah perusahaan minyak diculik kelompok bersenjata di Provinsi Aceh. Demikian Polda Aceh menjelaskan, Rabu (12/6/2013).

Malcolm Primrose, nama warga negara Inggris itu,  tengah mengendarai mobil ke tempat kerjanya, Selasa (11/6/2013), ketika dihentikan sekelompok orang bersenjata sekitar pukul 11.00 di Desa Lubuk Pempeng, Aceh Timur.

"Pria ini sedang berangkat menuju lokasi pengeboran saat empat orang bersenjata menghentikan mobilnya," ujar juru bicara Polda Aceh, Komisaris Besar Gustav Leo.

Para penculik lalu mengikat sopir sebelum kemudian membawa Malcolm ke mobil mereka dan meninggalkan lokasi itu. GUstav mengatakan, seluruh informasi kejadian itu diperoleh dari pengemudi mobil Malcolm.

"Kini kami melakukan pengejaran pelaku berdasarkan kesaksian korban. Sejauh ini kami belum bisa menduga motif mereka," lanjut Gustav.

Seorang sumber mengatakan perusahaan energi tempat Malcolm bekerja, Medco Energi International, sejauh ini belum menerima permintaan uang tebusan.

Sementara itu, penculikan Malcolm Primrose ini dibenarkan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta.

"Kami mengonfirmasi seorang warga negara Inggris terlibat insiden di Aceh kemarin (Selasa). Kami sudah menghubungi pemerintah lokal dan keluarganya. Kedubes mengirimkan tim ke Aceh," demikian pernyataan Kedutaan Besar Inggris.

Malcolm yang berusia sekitar 60 tahun bekerja sebagai sub-kontraktor untuk anak perusahaan Medco International, yang juga membenarkan insiden ini.

"Perusahaan menyatakan keprihatinan yang mendalam untuk keluarga korban dan akan terus berusaha agar pekerja kami ini bisa kembali ke keluarganya sesegera mungkin," kata juru bicara Medco, Imron Gazali.

Sejumlah sumber mengatakan, Malcolm bekerja untuk sebuah pengeboran dalam eksplorasi gas alam di kawasan hutan Aceh. Seharusnya Selasa merupakan hari terakhirnya di Aceh.

 


Editor : Ervan Hardoko
Sumber: