Minggu, 21 Desember 2014

News / Regional

Ditemukan, 8 Pelajar Lain yang Dijual Siswi SMP

Selasa, 11 Juni 2013 | 10:48 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Polisi terus melacak korban prostitusi di bawah umur yang dikendalikan oleh NA (15), seorang pelajar SMP swasta di Surabaya, Jawa Timur. Dua hari setelah jaringan prostitusi ini dibongkar, polisi setidaknya sudah menemukan delapan siswa lagi, pelajar SMP yang dijual NA.

Menurut Kepala Subunit Vice Control (VC), Unit Jatanum Polrestabes Surabaya, Iptu Teguh Setiawan, kedelapan siswa itu berasal dari sekolah yang sama dengan NA dan sekolah lainnya. "Jaringan tersangka sudah sampai ke luar sekolahnya sendiri dan sangat rapi," katanya, saat dikonfirmasi, Selasa (11/6/2013).

Kata Teguh, dalam merayu korbannya, NA biasa memamerkan barang-barang mewah miliknya seperti tablet, ponsel, dan perhiasan. Benda-benda itu merupakan hasil dari menemani pria hidung belang. "Yang ingin barang seperti yang dia punya, ya harus ikut dia," terang Teguh.

Akhir pekan lalu, NA ditahan bersama tiga siswi korbannya saat beroperasi di Jalan Darmokali Surabaya. Petugas juga menyita beberapa barang bukti, di antaranya uang tunai Rp 3 juta, Blackberry, ponsel merek SPC warna hitam, dan satu lembar tagihan hotel tertanggal 8 Juni 2013.

NA menawarkan korban-korbannya kepada pria hidung belang melalui telepon dan pesan elektronik. Harga yang ditawarkan NA mulai dari Rp 750.000 hingga Rp 1 juta untuk sekali kencan jangka pendek. Dari transaksi itu, NA mendapat imbalan sebesar Rp 250.000.


Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Editor : Kistyarini