Kamis, 18 September 2014

News /

Tabrakan Maut Terus Terjadi

Selasa, 11 Juni 2013 | 03:01 WIB

PATI, KOMPAS - Tabrakan maut di jalan raya terus terjadi dan merenggut korban jiwa. Pada Senin (10/6), dua tabrakan antar-kendaraan di lokasi berbeda menelan tujuh korban jiwa. Penyebabnya, selain karena ketidakdisiplinan, juga karena faktor kelelahan pengemudi yang menimbulkan kantuk.

Tabrakan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di jalan pantai utara Desa Bumimulyo, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin, pukul 06.00. Empat orang tewas dan satu luka berat.

Tabrakan itu melibatkan truk boks bernomor polisi B 9063 VO, truk trailer H 1869 EF dan N 8624 UR, serta minibus VW Combi AB 1836 QS. Truk boks terguling dan ringsek pada bagian depan, VW Combi ringsek hampir seluruh bagian mobil, dan dua truk trailer penyok pada bagian depan dan samping.

Korban tewas adalah sopir truk boks dan VW Combi yang belum teridentifikasi karena kartu identitas belum ditemukan serta dua penumpang VW Combi, yaitu Fathul Huda (19) dan Salim (18), warga Jekulo, Kudus.

Kepala Satuan Polisi Lalu Lintas Kepolisian Resor Pati Ajun Komisaris Irfan Hariat Taufik mengatakan, peristiwa bermula saat truk boks dari arah Pati menuju Rembang menyalip truk trailer H 1869 EF. Tiba-tiba dari arah berlawanan, VC Combi melaju dengan kecepatan tinggi.

Menurut sejumlah saksi dan sesuai hasil analisis kecelakaan, penyebab kecelakaan adalah truk boks yang menyalip truk trailer.

”Diduga sopir truk yang tidak ditemani kernet tersebut kurang hati-hati saat menyalip sehingga kami menetapkannya sebagai tersangka. Kami belum dapat mengidentifikasi sopir tersebut karena dia tidak membawa kartu identitas,” katanya.

Tabrakan beruntun

Sementara itu, tabrakan beruntun terjadi pada Senin pukul 03.30, di ruas Tol Cipularang, Jawa Barat, yang melibatkan enam kendaraan. Tiga orang tewas di tempat kejadian, terdiri dari Edi, pengemudi; Jeki Lestari, warga Cilandak, Jakarta Selatan; dan Kamisah.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Martinus Sitompul menjelaskan, para korban tewas dievakuasi ke RS Etaham, Purwakarta.

Bus pariwisata bernomor polisi K 1646 BB yang menjadi penyebab pertama terjadinya tabrakan dikemudian Cecep (26). Sang sopir diduga mengantuk. Di lokasi kejadian, Km 87+400, di Kecamatan Sukatani, bus kehilangan kendali lalu menabrak Toyota Avanza (B 1481 PFP) di depannya. Mobil Toyota Avanza lalu menabrak mobil di depannya, yakni Xenia TNI AD nomor 1086-02. Mobil Xenia ini menabrak bus umum di depannya, Medal Sekarwangi (B 9448 HS). Bus menabrak mobil Nissan Livina (R 9449 HS) yang kemudian menabrak sedan Timor (D 1419 DJ). (HEN/ODY)


Editor :