Kamis, 17 April 2014

News / Regional

7.161 Aparat Amankan Pilgub Malut

Rabu, 5 Juni 2013 | 12:28 WIB

Baca juga

TENATE, KOMPAS.com — Pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku Utara direncanakan tanggal 1 Juli 2013. Sebanyak 7.161 aparat gabungan disiapkan untuk mengamankan jalannya tahapan pelaksanaan Pilgub Malut.

Kepala Polda Maluku Utara Brigjen Pol Machfud Arifin mengaku siap melaksanakan pengamanan pada Pilgub Maluku Utara. Baik tahapan sebelum pemungutan suara pada 1 Juli 2013 maupun sesudah itu. "Ada sebanyak 7.161 personel gabungan yang disiapkan untuk pengamanan pilgub," ungkap Machfud, Rabu (5/6/2013).

Dia merincikan, personel gabungan sebanyak itu terdiri dari 2.591 personel Polri dan 668 personel TNI serta dari Linmas sebanyak 3.902 personel. Meski jumlah personel gabungan sudah sebanyak itu, tetapi Polda Malut masih mendapat bantuan personel dari Mabes Polri berupa 4 SSK Brimob atau sekitar 400-an personel Brimob.

Empat SSK Brimob BKO ini akan membantu Polda Malut guna mengantisipasi kerawanan yang mungkin terjadi akibat Pilgub Malut. Menurut Machfud, personel gabungan sebanyak itu tersebar di 9 Kabupaten/Kota yang ada di Maluku Utara. Termasuk Brimob BKO dari Mabes Polri juga rencananya akan disebarkan ke seluruh kabupaten/kota.

Di bagian lain, orang nomor satu di jajaran Kepolisian Maluku Utara ini mengimbau kepada seluruh masyarakat Maluku Utara untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapan pilgub Malut. "Silakan saja masyarakat menentukan pilihan dengan hati nuraninya, tidak perlu takut jika ada oknum atau kelompok tertentu yang sengaja mengancam dan melakukan intimidasi. Bila ada seperti itu, silakan saja melaporkannya ke pihak berwajib," imbau Machfud.


Penulis: Kontributor Halmahera, Anton Abdul Karim
Editor : Glori K. Wadrianto