Rabu, 3 September 2014

News / Regional

Miris, Video Amatir Evakuasi Korban Sembilan Remaja Beredar di Youtube

Senin, 27 Mei 2013 | 04:49 WIB

MANADO, KOMPAS.com — Video amatir evakuasi korban tewasnya sembilan remaja gereja GMIM Sentrum Liningaan Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, beredar di Youtube dan jejaring sosial. Video yang berdurasi 7 menit 32 detik itu diunggah oleh salah satu anggota group Facebook Anak-anak Sulut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sembilan remaja Desa Liningaan, Kecamatan Tondano Timur, Minahasa, Sabtu (25/5/2013), tewas terseret arus ketika sedang berenang di perairan Pantai Tulap. Kesembilan korban tersebut terdiri dari lima perempuan dan empat laki-laki.

Dalam video itu terlihat kepanikan teman-temanya serta warga di sekitar lokasi kejadian. Para korban terlihat dinaikkan ke dalam sebuah mobil pickup berwarna hitam. Tidak terlihat sama sekali petugas penyelamat profesional dalam proses evakuasi tersebut.

Tubuh korban diletakkan saling menumpuk di bagian belakang mobil. Terlihat pula ada dua korban yang tidak bisa termuat di mobil pickup, dan tergeletak di tanah sambil diratapi oleh seseorang.

Mobil pickup yang mengangkut para korban kemudian berjalan sambil didorong warga karena menuju jalan utama. Rekan-rekan korban terlihat membopong dua korban yang tidak terangkut mobil pickup dan mencari angkutan lainnya.

Video amatir yang diperkirakan direkam menggunakan kamera telepon genggam tersebut mengundang simpati di jejaring facbook. "Doakan keluarga dari kekasih mereka yang meninggal. Kiranya penghiburan dari Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, akan dialami kaum keluarga di tengah duka dan kesedihan mereka," tulis Dicky Palandeng, salah satu komentar atas video itu.

 


Penulis: Kontributor Manado, Ronny Adolof Buol
Editor : Palupi Annisa Auliani