Rabu, 3 September 2014

News / Regional

Polisi Gunung Kidul Gerebek Perjudian Sabung Ayam Kelas Kakap

Kamis, 23 Mei 2013 | 22:33 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Aparat Kepolisian Resor Gunung Kidul menangkap lima orang penjudi sabung ayam di Dusun Jaranmadi, Desa Karangmojo. Kecamatan Karangmojo, Gunung Kidul, Kamis (23/5/2013) sekitar pukul 17.00 WIB. Penggerebekan itu merupakan hasil dari pengintaian aparat di Gunung Kidul selama seminggu.

Para pelaku judi yang tertangkap antara lain Sumardi alias Mardi Mulya (63), warga Karangmojo yang juga Ketua Kadin Gunung Kidul; Sariyo (60), warga Karangmojo; Prakoso (37), warga Karangmojo; serta Dedi Hamadi (40) dan Suroyo (54), keduanya warga Ponjong.

"Penangkapan dilakukan di halaman rumah milik Suyadi, lokasi yang selama ini digunakan untuk aktivitas perjudian sabung ayam," terang Kasat Reskrim Polres Gunung Kidul AKP Suhadi.

Ia menjelaskan, sebelum penangkapan, pihaknya telah melakukan pengintaian selama seminggu karena disinyalir lokasi itu sering dijadikan ajang perjudian sabung ayam kelas kakap di Gunung Kidul.

Lebih lanjut, Suhadi menjelaskan, penggerebekan ini juga berkat informasi dari masyarakat. Pihaknya kemudian menerjunkan 40 personel kepolisian untuk melakukan penggerebekan.

"Ada sekitar 40 personel polisi yang diturunkan untuk melakukan penangkapan. Saat mengetahui petugas datang, puluhan lainnya melarikan diri, dan uang taruhan dengan total Rp 1,5 juta dibawa lari oleh Suyadi," ungkapnya.

Sampai malam ini, polisi masih memeriksa lima orang yang tertangkap judi itu. Pihaknya berharap pelaku perjudian yang kabur segera menyerahkan diri.

"Daripada menjadi DPO, lebih baik mereka menyerahkan diri," pungkasnya.

Dari tangan kelima pelaku judi itu, polisi menyita barang bukti berupa 9 ekor ayam, 16 sepeda motor, uang Rp 100.000, jam dinding, ember, dan alat pencuci ayam.


Penulis: Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma
Editor : Farid Assifa