Jumat, 25 April 2014

News / Regional

Wali Kota Malang: Setelah "Coblosan", Saya Dikabarkan Meninggal

Kamis, 23 Mei 2013 | 21:48 WIB

Baca juga

MALANG, KOMPAS.com - Wali Kota Malang Peni Suparto mengaku dirinya dikabarkan meninggal dunia seusai penghitungan suara di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) dalam Pilkada Kota Malang, Kamis (23/5/2013).

Kabar meninggal Peni mencuat setelah istrinya, Heri Pudji Utami yang menjadi calon wali kota berpasangan dengan Sofyan Edi Jarwoko, kalah dalam hitung cepat (quick count) Lingkaran Survei Indonesia (LSI).

"Setelah coblosan, saya dikabarkan meninggal dunia. Saya tahu dari SMS yang masuk ke saya dan saya mendapat telepon langsung dari masyarakat yang memberitahu dan menanyakan kondisi saya," kata Peni Suparto dalam jumpa pers di rumahnya, Kota Malang, Kamis (23/5/2013) malam.

Peni mengaku tanggapi santai kabar dirinya meninggal. "Saya santai dan sabar saja walau dikabarkan meninggal. Tapi karena saya sakti, saya masih hidup lagi," katanya lantas tertawa.

Menyikapi hasil hitung cepat LSI, Peni menyatakan tidak ingin menanggapinya. "Kita tidak menanggapi quick count. Kita tunggu hasil resmi dari KPU saja. Yang penting Pilkada saat ini berjalan aman, damai dan kondusif. Yang saya rasakan tidak ada apa-apa, sesuai dengan salam satu jiwa," katanya.

Peni juga mengaku heran dengan hasil suara pasangan DaDi tidak sama dengan kondisi sebelumnya. "Saya heran. Mengapa kondisinya tidak sama dengan hari-hari sebelumnya. Cukup berbeda drastis. Ada apa ini," kata Peni didampingi istrinya, Heri Pudji Utami.

Sama hal dengan Peni, Heri Pudji Utami juga tetap akan menunggu hasil resmi dari KPU Malang tentang perolehan suara Pilkada Malang.

"Kita masih optimistis. Tapi saya berterima kasih kepada masyarakat Kota Malang yang telah simpati dan mendukung pasangan DaDi," katanya.

Adapun hasil hitung cepat LSI menunjukkan pasangan nomor urut 1, yakni Dwi Cahyono-M Uddin mendapat 5.69 persen suara; pasangan Sri Rahayu-Priyatmoko Oetomo (SR-MK) 21.61 persen; pasangan Heri Pudji Utami (DaDi) 18.14 persen suara; pasangan Mujais-Yunar Mulya (RaJa) 2.44 persen suara; pasangan Agus Dono-Arif HS (DOA) 3.97 persen suara dan; pasangan AJI meraih 48.15 persen suara.


Penulis: Kontributor Malang, Yatimul Ainun
Editor : Farid Assifa