Beras Bulog Dioplos - Kompas.com

Beras Bulog Dioplos

Kompas.com - 20/05/2013, 19:23 WIB

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung tengah menyelidiki dugaan kasus pengoplosan beras oleh Bulog Divre Lampung. Beras untuk masyarakat miskin (raskin) itu diduga dicampur dengan beras yang sudah tidak laik konsumsi.

Kepala Polresta Bandar Lampung Komisaris Besar M Nurochman dalam jumpa pers, Senin (20/5/2013), mengatakan, pihaknya telah memeriksa sembilan orang terkait kasus ini. Kesembilan orang ini adalah buruh, mandor, serta kerani di Gudang Bulog di Campang Raya, lalu tiga staf Bulog Divre Lampung.

Ia menjelaskan, kasus ini berawal dari penggerebekan di Gudang Bulog Lampung di Campang Raya beberapa hari lalu. "Saat itu ada yang tertangkap tangan tengah mencampur beras Vietnam dengan beras dari Jatim yang kabarnya sudah tidak laik," ujar dia. Namun, diakuinya, pengoplosan beras ini baru dugaan awal.

"Kami masih kekurangan bukti sehingga kasus ini belum ditingkatkan ke penyidikan," ujarnya.

Untuk membuktikan kualitas beras itu, polisi akan menyerahkan sampel beras itu ke Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Lampung untuk diteliti. "Hari ini akan kami serahkan. Hasilnya baru keluar seminggu kemudian," ujar dia.


EditorMarcus Suprihadi
Komentar

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional

Close Ads X