Jumat, 22 Agustus 2014

News / Regional

Raskin

Beras Bulog Dioplos

Senin, 20 Mei 2013 | 19:23 WIB

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung tengah menyelidiki dugaan kasus pengoplosan beras oleh Bulog Divre Lampung. Beras untuk masyarakat miskin (raskin) itu diduga dicampur dengan beras yang sudah tidak laik konsumsi.

Kepala Polresta Bandar Lampung Komisaris Besar M Nurochman dalam jumpa pers, Senin (20/5/2013), mengatakan, pihaknya telah memeriksa sembilan orang terkait kasus ini. Kesembilan orang ini adalah buruh, mandor, serta kerani di Gudang Bulog di Campang Raya, lalu tiga staf Bulog Divre Lampung.

Ia menjelaskan, kasus ini berawal dari penggerebekan di Gudang Bulog Lampung di Campang Raya beberapa hari lalu. "Saat itu ada yang tertangkap tangan tengah mencampur beras Vietnam dengan beras dari Jatim yang kabarnya sudah tidak laik," ujar dia. Namun, diakuinya, pengoplosan beras ini baru dugaan awal.

"Kami masih kekurangan bukti sehingga kasus ini belum ditingkatkan ke penyidikan," ujarnya.

Untuk membuktikan kualitas beras itu, polisi akan menyerahkan sampel beras itu ke Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Lampung untuk diteliti. "Hari ini akan kami serahkan. Hasilnya baru keluar seminggu kemudian," ujar dia.


Penulis: Yulvianus Harjono
Editor : Marcus Suprihadi