Kejati Maluku Ancam Jemput Paksa Bupati Aru - Kompas.com

Kejati Maluku Ancam Jemput Paksa Bupati Aru

Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty
Kompas.com - 15/05/2013, 20:26 WIB

SAPARUA, KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku memastikan akan segera menahan terpidana kasus korupsi APBD Kabupaten Kepualau Aru, Teddy Tengko dalam waktu dekat. Penegasan ini disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Anton Hutabarat kepada Kompas.com seusai upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-196 Pattimura di Lapangan Pattimura, Saparua, Rabu (15/5/2013).

"Oh, itu akan kita lakukan dan dalam waktu dekat kami akan segera mengekseskusi Thedy Tengko," kata Anton singkat saat ditanya kelanjutan kasus Thedy Tengko.

Anton mengungkapkan, selama ini pihaknya kesulitan mengekseskusi Teddy Tengko yang merupakan Bupati Kepulauan Aru karena alasan keamanan di Kabupaten Aru. Meskipun demikian, dia mengakui, sejauh ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Polda Maluku untuk memberikan jaminan pengamanan terhadap upaya jaksa dalam mengeksekusi Teddy Tengko.

"Kendalanya kita lihat situasi keamanan, tapi memang harus, lambat ataupun cepat kita akan segera mengeksekusi Teddy Tengko," tandasnya.

Menurutnya, jika dalam proses eksekusi, Teddy Tengko tetap melawan, dan tidak mau menyerahkan diri kepada Kejaksaan Tinggi Maluku, maka dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan eksekusi secara paksa.

"Mudah-mudahan, kita imbau dia mau menyerahkan diri ya. Tapi kalau tidak, kita akan eksekusi secara paksa," tegas Anton.

Sementara itu, Kapolda Maluku Brigjen Muktino saat ditanya Kompas.com soal bantuan pengamanan eksekusi Teddy Tengko enggan berkomentar banyak.

"Tanyakan saja ke pak Kajati, soal eksekusi itu kewenangan pak Kajati," katanya sambil menghindar.

Teddy Tengko adalah mantan Bupati Kepulauan Aru periode 2005-2010 dan 2010-2015 yang ditetapkan sebagai terpidana kasus korupsi dana APBD Kepulauan Aru tahun 2006-2007 senilai Rp 42,5 miliar. Teddy dijatuhi hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 500 juta serta membayar uang pengganti Rp 5,3 miliar, berdasarkan putusan kasasi No 161 K/PID.SUS/2012 tertanggal 10 April 2012. Namun hingga kini yang bersangkutan masih bebas berkeliaran. Teddy bahkan hingga kini masih menjabat Bupati Aru.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisKontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty
    EditorFarid Assifa
    Terkini Lainnya
    Penumpang KRL Commuter Line Naik 10 Persen pada Lebaran Tahun Ini
    Penumpang KRL Commuter Line Naik 10 Persen pada Lebaran Tahun Ini
    Megapolitan
    Yogyakarta Bukan Tempat Baru untuk Obama, Ayam Ingkung dan Pohon Jambu Jadi 'Saksi'
    Yogyakarta Bukan Tempat Baru untuk Obama, Ayam Ingkung dan Pohon Jambu Jadi "Saksi"
    Regional
    Ratusan Penumpang Batalkan Keberangkatan dari Stasiun Senen Per Hari
    Ratusan Penumpang Batalkan Keberangkatan dari Stasiun Senen Per Hari
    Megapolitan
    Di Filipina, Lagu Kebangsaan Harus Dinyanyikan secara Bersemangat
    Di Filipina, Lagu Kebangsaan Harus Dinyanyikan secara Bersemangat
    Internasional
    Washington: China Pelaku Perdagangan Manusia Terburuk di Dunia
    Washington: China Pelaku Perdagangan Manusia Terburuk di Dunia
    Internasional
    Sakit Lambung Tak Kunjung Sembuh, Gadis Ini Bunuh Diri
    Sakit Lambung Tak Kunjung Sembuh, Gadis Ini Bunuh Diri
    Regional
    Sekjen Kemenhub Kritik Pelabuhan Tanjung Priok Masih Pakai Tangga Manual
    Sekjen Kemenhub Kritik Pelabuhan Tanjung Priok Masih Pakai Tangga Manual
    Megapolitan
    FPI: Sejak Awal Habib Rizieq Ingin GNPF-MUI Bertemu Jokowi
    FPI: Sejak Awal Habib Rizieq Ingin GNPF-MUI Bertemu Jokowi
    Nasional
    Sebelum Lompat dari Lantai 18 Apartemen, Pria Ini Tulis Surat untuk Putrinya
    Sebelum Lompat dari Lantai 18 Apartemen, Pria Ini Tulis Surat untuk Putrinya
    Megapolitan
    Diawasi, Tarif Tak Wajar Saat Arus Balik, Khususnya Bus
    Diawasi, Tarif Tak Wajar Saat Arus Balik, Khususnya Bus
    Megapolitan
    Bawa Senjata Api, TKW dari Jeddah Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
    Bawa Senjata Api, TKW dari Jeddah Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
    Megapolitan
    Baru Isi BBM, Suzuki Carry yang Dimodifikasi Meledak di SPBU
    Baru Isi BBM, Suzuki Carry yang Dimodifikasi Meledak di SPBU
    Regional
    Satu Lagi Pelajar yang Terseret Ombak di Laut Selatan Sukabumi Ditemukan Tewas
    Satu Lagi Pelajar yang Terseret Ombak di Laut Selatan Sukabumi Ditemukan Tewas
    Regional
    Arus Mudik dan Balik Lebaran, Penumpang Kereta Diprediksi Capai 6 Juta Orang
    Arus Mudik dan Balik Lebaran, Penumpang Kereta Diprediksi Capai 6 Juta Orang
    Regional
    Tradisi Balon Udara Dikritik karena Bahayakan Penerbangan, Ini Alasannya
    Tradisi Balon Udara Dikritik karena Bahayakan Penerbangan, Ini Alasannya
    Regional

    Close Ads X