Minggu, 31 Agustus 2014

News / Regional

Mayat Wanita Tanpa Celana Dalam Hanyut di Sungai Kediri

Selasa, 14 Mei 2013 | 18:58 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com - Sesosok mayat perempuan terhanyut di sungai Kresek yang mengalir di Kelurahan Banjaran, Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (14/5/2013) sore. Warga kemudian bergotong-royong mengangkatnya.

Proses pengangkatannya tidak mudah. Selain karena lokasi sungai yang terhimpit bangunan, arus sungai juga sedang deras karena wilayah bagian hulu baru saja diguyur hujan. Permukaan air sungai yang lebih rendah dari bangunan sekitarnya juga menjadi kendala.

"Lumayan susah ngangkatnya. Kami berlima masuk sungai dan langsung menangkap mayatnya agar tidak hanyut lagi, lalu dibawa ke atas," kata Suparman, seorang warga yang menolong jenazah saat ditemui di lokasi penemuan.

Mayat yang hanyut dalam keadaan tertelungkup itu hanya mengenakan daster warna kelabu dengan motif bunga, pakaian dalam berupa bra warna cokelat, namun tanpa celana dalam. Tidak ditemukan petunjuk berupa identitas maupun perhiasan yang menempel di tubuhnya.

"Kayaknya dia bukan warga sini," kata Suparman.

Menurutnya, wanita itu berusia sekitar 30 tahun, tinggi badan 155 centimeter, kulit kuning, badan agak gemuk, rambut semi keriting terurai sepinggang, dan hidung pesek. Diduga wanita itu diduga baru meninggal dua jam yang lalu. Hal itu terlihat masih adanya darah segar yang mengalir dari luka di bagian wajahnya. Kondisi jasadnya juga masih lemas.

"Dugaan sementara, luka itu terjadi karena benturan dengan bebatuan yang ada di sungai," kata Kepala Unit Reskrim Polsek Kediri Kota AKP Sucipto yang datang ke lokasi kejadian.

Tim identifikasi dari polres setempat diturunkan untuk memeriksa jenazah. Seusai diperiksa, jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi guna menguak penyebab pasti kematiannya.


Penulis: Kontributor Kediri, M Agus Fauzul Hakim
Editor : Farid Assifa