Senin, 24 November 2014

News / Regional

Gedung Sejarah

Museum Dirgantara Diresmikan di Malang

Rabu, 8 Mei 2013 | 17:48 WIB

 

MALANG, KOMPAS.com- Komandan Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh Malang Jawa Timur, Marsekal Pertama TNI Gutomo, meresmikan museum dirgantara dengan nama Museum Dirgantara A. Sulaksono, Rabu (8/5/2013).

Penandatanganan prasasti bertempat di Gedung Museum Dirgantara Lanud Abd Saleh disaksikan oleh para Pejabat Lanud Abd Saleh beserta Insub, Kepala Dinas Pendidikan dan Pariwisata Malang, Kepala Museum Universitas Brawijaya Malang, Kepala Perpustakaan Malang, Ny. A. Sulaksono beserta keluarganya dan para siswa SD Saptorenggo, III, IV dan VI beserta guru pendampingnya.

Komandan Lanud Abd Saleh dalam sambutannya menjelaskan awal berdirinya museum ini pertama kali digagas oleh para perwira di Lanud Abd Saleh.

"Setiap skadron yang ada di Lanud Abd Saleh telah mempunyai ruang sejarah masing-masing sementara induknya belum ada, mengacu pada hal tersebut maka didirikanlah Museum Dirgantara Lanud Abd Saleh ini," ujar Gutomo dalam siaran persnya.

Tentang pemilihan nama "A. Sulaksono" sebagai nama museum ini, tidak lain adalah untuk mengenang dan memberikan penghargaan kepada Almarhum Marsma TNI Anumerta Albertus Sulaksono, yang gugur dalam pelaksanaan tugas uji alat digital maping camera buatan Jerman, dengan menggunakan pesawat Cassa A-2106.

Pesawat yang ditumpanginya jatuh di gunung Salak Bogor pada tanggal 26 Juni 2008.

Dalam perjalanan kariernya, Kolonel Pnb A. Sulaksono banyak berjasa bagi Lanud Abd Saleh karena sikap keteladanannya yang demikian besar dan sangat pantas ditiru bagi para yuniornya, maka nama A. Sulaksono diabadikan sebagai nama museum ini.

Dengan berdirinya museum ini, diharapkan menjadi sarana pendidikan bagi generasi muda.

Di Museum ini ditampilkan koleksi foto dan benda-benda bersejarah TNI AU yang ada di Lanud Abd Saleh, seperti foto pesawat tempur dan pesawat angkut yang mendukung keberhasilan perjuangan kemerdekaan Indonesia seperti sejarah pesawat Dakota, Albatros, dan Mustang.

Selain gambar-gambar pesawat, ditampilkan pula kegiatan-kegiatan operasi setiap Skadron diantaranya Skadron Udara 21, 4, 32, Skatek 022, Satpomau, Rumah sakit termasuk Insub seperti Wing II Paskhas, Depo Har 30 dan lain sebagainya.


Penulis: Dahlia Irawati
Editor : Tjahja Gunawan Diredja