Jumat, 31 Oktober 2014

News / Regional

Terduga Teroris Cigondewah Terus Melawan

Rabu, 8 Mei 2013 | 14:55 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Baku tembak antara pasukan Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri dan terduga teroris di Cigondewah Hilir, Kecamatan Margaasih, Bandung, masih berlangsung, Rabu (8/5/2013). Pelaku yang diduga sebanyak empat orang terus memberi perlawanan.

"Sampai saat ini masih ada perlawanan dan pelaku belum berhasil dilumpuhkan," tulis Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar melalui pesan singkat.

Boy mengatakan, baku tembak terjadi sekitar pukul 11.30 di rumah kontrakan milik H Anda Suhanda di RT 2 RW 8 Kampung Batu Rengat, Desa Cigondewah Hilir, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung. Pelaku diduga terkait dengan terduga teroris di Mampang.

Sebelumnya Densus 88 meringkus Sefa Riano dan Ahmad alias Ovie dalam perjalanan di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2013). Dari kedua terduga teroris itu, Densus 88 menyita lima bom rakitan siap ledak. Sementara itu, dari rumah kontrakannya di Jalan Bangka, polisi menyita sejumlah bahan peledak dan catatan cara merakit bom.

Setelah itu, Densus 88 mengejar terduga teroris Sigit Indrajit (22) di rumah kontrakannya di Jalan Kenanga 4 Nomor 61, RT 5 RW3 Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang Kota, Tangerang Selatan, Jumat (3/5/2013) dini hari. Namun, Sigit tak berada di lokasi.

Dari kontrakan itu, polisi menyita buku-buku, ponsel, dan kamera. Sigit diduga telah dipersiapkan sebagai "calon pengantin" atau eksekutor bom bunuh diri untuk meledakkan gedung Kedutaan Besar Myanmar, Jakarta Pusat. Dalam upaya penangkapan di Bandung, belum dapat dipastikan apakah Sigit termasuk di dalamnya.


Penulis: Dian Maharani
Editor : Kistyarini