Senin, 28 Juli 2014

News / Regional

Dalam 1 Jam, 2 Pencurian Bermodus Pecah Kaca Mobil di Kediri

Rabu, 8 Mei 2013 | 04:54 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com — Hanya berselang sekitar satu jam, di Kota Kediri, Jawa Timur, terjadi dua aksi pencurian dengan modus memecah kaca mobil, Selasa (7/5/2013) malam. Pelaku menjarah barang-barang yang ditinggalkan pemilik di dalam mobil.

Aksi pertama terjadi di Jalan Letjen S Parman, Kecamatan Pesantren, yang menimpa mobil Nissan X-trail bernomor polisi L 1333 KJ milik Arie Yusticianta Putra (28), warga Surabaya. Penjahat beraksi saat mobil itu ditinggal pemiliknya untuk shalat Magrib di tengah perjalanannya.

Pelaku memecahkan kaca pintu mobil sebelah kiri dan mengambil beberapa barang elektronik dari mobil Arie. Barang tersebut adalah dua buah telepon genggam dan dompet berisi beberapa dokumen. Dalam kejadian itu, pelaku dapat melenggang kabur tanpa ada satu pun saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Perkiraan kerugian diperkirakan Rp 3 juta.

Peristiwa kedua terjadi di Jalan Kilisuci, juga di Kecamatan Pesantren, tepatnya di kawasan parkir pertokoan Grandville. Kali ini kejadian serupa menimpa mobil Toyota Avanza warna abu-abu silver bernomor polisi L 1370 GC milik Riki Fidiyanto (32), warga Surabaya. Peristiwa itu terjadi saat Riki bersama istrinya tengah menikmati makan malam di kawasan pertokoan.

Di sela makan itu, Riki merasa tidak nyaman dan keluar tempat makan untuk memeriksa kendaraannya. Saat itulah, pria yang berprofesi sebagai pemasok peralatan pabrik gula ini melihat kaca pintu sebelah kanan mobilnya sudah pecah. "Padahal, baru saya tinggal 15 menit," kata Riki ditemui di lokasi kejadian.

Menurut Riki, barang-barangnya yang hilang adalah komputer jinjing, empat buah telepon genggam beragam merek, serta beberapa buku tabungan. Barang-barang itu sebelumnya ia letakkan di kursi tengah kendaraannya. "Kalau dirupiahkan, total kerugian saya sekitar Rp 17 juta lebih," imbuh Riki.

Kepala Sub-bagian Humas Polres Kediri Kota Ajun Komisaris Polisi Surono mengatakan, seusai kedua kejadian itu, beberapa personel disebar untuk melakukan pengejaran. Dugaan awal, kedua kejadian tersebut dilakukan oleh pelaku yang sama. "Masih dalam penyelidikan petugas," kata Surono.


Penulis: Kontributor Kediri, M Agus Fauzul Hakim
Editor : Palupi Annisa Auliani