Harga Ponsel di Batam Harus Lebih Murah 30 Persen - Kompas.com

Harga Ponsel di Batam Harus Lebih Murah 30 Persen

Kris R Mada
Kompas.com - 07/05/2013, 12:17 WIB

BATAM, KOMPAS.com — Harga telepon seluler di Batam, Kepulauan Riau, harus lebih murah minimal 30 persen dari kota lain di Indonesia. Sebab, sejumlah biaya pengadaan sudah dipangkas.

Sekretaris Dewan Kawasan Perdagangan Bebas Kepulauan Riau John Arizal mengatakan, izin impor ponsel dan gadget sudah dibuat. Mulai 1 Mei 2013, izin dan kuota impor diatur oleh tiga badan pengusahaan (BP) kawasan pelabuhan dan perdagangan bebas di Kepri.

"Pengurusan di BP Batam, Bintan, dan Karimun," ujarnya, Selasa (7/5/2013) di Batam, Kepulauan Riau.

Tiga BP kawasan itu berhak menerbitan izin impor, importir terdaftar, dan mengatur kuota impor. BP kawasan juga wajib mengawasi praktik impor.

"Selain pemangkasan prosedur izin, juga ada pemangkasan biaya," ujarnya.

Sejumlah pajak dan bea masuk tidak dikenakan lagi pada ponsel dan gadget. "Bea masuk, PPN, pajak barang mewah sudah tidak dikenakan lagi. Paling sedikit sudah menekan 30 persen. Jadi, kalau lebih mahal dari itu, pasti ada yang salah," ujarnya.

PenulisKris R Mada
EditorMarcus Suprihadi
Komentar
Terkini Lainnya
Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
Megapolitan
Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
Megapolitan
Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
Megapolitan
Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
Megapolitan
Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
Regional
Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
Megapolitan
KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
Regional
Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
Internasional
Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
Regional
Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
Nasional
Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
Megapolitan
Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
Nasional
Pengebom Manchester 'Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
Pengebom Manchester "Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
Internasional
Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
Megapolitan
Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
Regional

Close Ads X