Rabu, 23 Juli 2014

News / Regional

Pawai Budaya, Jalanan Kota Surabaya Macet

Minggu, 5 Mei 2013 | 16:03 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Jalanan utama Kota Surabaya, Minggu (5/5/2013) siang terpantau padat merayap. Penyebabnya, sedang diselenggarakan pawai budaya menyambut Hari Jadi Kota Surabaya ke-720.

Pihak kepolisian dan Dishub Kota Surabaya pun melakukan rekayasa lalu lintas dan sistem buka tutup jalur utama.

Pawai budaya tersebut menurut Kaurbin Ops Polrestabes Surabaya, (AKP) Harna, menempuh rute dari Tugu Pahlawan, menuju Jl Kramat Gantung, Gemblongan, Tunjungan, Gubernur Suryo, Yos Sudarso, serta ke Jl Jaksa Agung.

"Jalur dari Jl Ambengan ke Jl Jaksa Agung akan kami tutup dan disterilkan sejak pukul 12.00 WIB siang tadi," katanya.

Selain itu, beberapa simpul jalan juga akan dilakukan penutupan di antaranya dari Blauran ke Genteng Kali, lantas dari Bubutan ke Tembakan akan dialihkan ke Kebon Rojo. Arah dari Simpang Dukuh ke Grahadi juga ditutup total. Begitu juga yang dari Basuki Rahmat ke Gubernur Suryo. Adapun arah dari Pasar Besar ke arah tol akan dilakukan sistem buka tutup.

Kepada para penonton pawai budaya yang membawa kendaraan, dia berharap dapat memilih parkir yang tepat seperti di parkiran mal dan perkantoran yang saat ini sedang tutup. "Pihak polisi dan Satpol PP akan siaga menjaga keamanan lokasi dan rute yang dilalui pawai budaya," jelasnya.

Pawai budaya itu merupakan rangkaian pembuka kegiatan peringatan Hari Jadi Kota Surabaya tahun ini.

Selain pawai budaya, selama Mei masyarakat jug akan disuguhi sejumlah kegiatan mulai dari festival rujak uleg, "Surabaya Shopping Festival" (SSF), "Surabaya Urban Culture Festival", konser musik, "Surabaya Health Season", hingga kegiatan Timbang Balita Serentak. Selain menjadi agenda tahunan, semua kegiatan dalam peringatan Hari Jadi Kota Surabaya diharapkan menjadi hiburan bagi warga kota, serta menarik kunjungan wisata ke Kota Surabaya.


Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Editor : Erlangga Djumena