Minggu, 20 April 2014

News / Regional

Mayat Tanpa Identitas di TTU Ternyata Sopir Mobil Rental

Jumat, 3 Mei 2013 | 06:00 WIB

Baca juga

KEFAMENANU, KOMPAS.com — Mayat pria tanpa identitas yang ditemukan warga Desa Teba Timur, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, di pinggir rawa desa setempat, Jumat (26/4/2013) malam, ternyata adalah Maksi Pithai (26). Dia adalah sopir mobil rental Suzuki Ertiga bernomor polisi DH 1111 AC.

Identitas warga Desa Fatutnana, Kecamatan Noebeba, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), ini terungkap ketika kedua orangtuanya dan juragan rental mobil tempat Maksi bekerja mendatangi Polres TTU, Kamis (2/5/2013). Mereka datang menggunakan tiga mobil, bersama 28 orang dari keluarga besar Maksi.

Ayah Maksi, Yupiter Pithai, dan pamannya, Yakob Koa, ketika ditemui Kompas.com di Mapolres TTU mengatakan mengenali mayat Maksi setelah melihat foto yang diperlihatkan polisi. Mereka juga masih mengingat pakaian yang dikenakan Maksi pada kali terakhir meninggalkan rumah.

"Dia keluar dari rumah, Rabu (24/4/2013) pekan lalu, setelah itu tidak pernah kembali. Kami sudah telepon dia berulang kali tapi nomor sudah tidak aktif," papar Yupiter. Baru pada Senin (29/4/2013), mereka membaca koran yang memberitakan temuan mayat tanpa identitas di Kefamenanu. Saat itu mereka mengenali baju korban dalam foto yang disertakan berita itu sama dengan milik Maksi.

Setelah membaca koran itu, Yupiter pun menghubungi bos Maksi di rental mobil yang berkantor di daerah Soe. Hari itu juga mereka melapor ke Polres TTS dan akhirnya pada Kamis kemarin mereka berangkat ke Polres TTU untuk memastikannya. "Ternyata memang ini adalah anak saya," ujar dia.

Menurut Yupiter, keluarga sudah sepakat meminta kepada Polres TTU untuk bisa mengambil kembali mayat Maksi yang sudah dikuburkan. "Kalau bisa jenazah anak kami yang sudah dikubur itu kami bawa kembali ke kampung untuk dimakamkan di sana, dan kami juga minta agar Polres TTU bisa mengusut kasus ini sampai tuntas," minta Yupiter. Sembari terisak, Yupiter mengatakan curiga Maksi dibunuh karena semua barang Maksi, termasuk mobil yang dikendarainya, hilang.

Sebelumnya, warga Desa Teba Timur, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, menemukan sesosok mayat pria penuh belatung di pinggir rawa, Jumat (26/4/2013) malam. Penemuan mayat itu membuat heboh warga setempat. Kepala Polres TTU AKBP I Gede Mega Suparwitha mengatakan, pria yang belum diketahui identitasnya itu diperkirakan sudah tewas sehari sebelum ditemukan.


Penulis: Kontributor Timor Barat, Sigiranus Marutho Bere
Editor : Palupi Annisa Auliani