Senin, 1 September 2014

News / Regional

Lakukan KDRT, Wakil Wali Kota Magelang Dihukum 45 Hari Penjara

Selasa, 30 April 2013 | 18:14 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com — Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Magelang, Jawa Tengah, menjatuhkan vonis hukuman 45 hari kurungan kepada Wakil Wali Kota Magelang Joko Prasetyo atas perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, Siti Rubaidah.

Vonis tersebut lebih ringan daripada tuntutan jaksa, yakni dua bulan penjara. Hakim ketua, M Yulman, menyatakan, berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan KDRT yang dilakukan suami terhadap istri.

"Hal ini sebagaimana diatur dalam dakwaan primer Pasal 44 Ayat (1) tentang Penghapusan KDRT," tandas Yulman, didampingi hakim anggota, Ratriningtias dan Husnul Khotimah, Selasa (30/4/2013).

Yulman mengatakan, hal yang memberatkan hukuman, antara lain, terdakwa sebagai pejabat publik tidak memberi contoh yang baik kepada masyarakat. Sementara yang meringankan adalah terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya.

"Terdakwa juga masih aktif sebagai Wakil Wali Kota Magelang yang dibutuhkan masyarakat Kota Magelang," imbuh Yulman.

Atas perbuatannya itu, lanjut Yulman, terdakwa juga dibebani biaya perkara sebesar Rp 2.500. Sementara barang bukti berupa sandal jepit warna hitam akan dimusnahkan.

Atas putusan tersebut, terdakwa Joko Prasetyo menyatakan pikir-pikir untuk menjalani hukuman tersebut ataukah mengajukan banding. "Kami akan melangkah dua atau tiga hari ini. Namun, pada dasarnya kami tetap menghormati supermasi hukum yang ada," kata Joko seusai persidangan.

Dia mengaku sama sekali tidak merasa kecewa atas putusan itu. Namun, dia menyayangkan jika persoalan hukum ini justru ditunggangi oleh kepentingan politik tertentu.


Penulis: Kontributor Magelang, Ika Fitriana
Editor : Kistyarini