Rabu, 16 April 2014

News / Regional

May Day, Buruh Akan Ziarah ke Makam Gus Dur

Senin, 29 April 2013 | 15:13 WIB

Baca juga

SURABAYA, KOMPAS.com - Sedikitnya 1.000 buruh dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Jawa Timur mengagendakan ziarah ke makam mantan Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Jombang pada peringatan Hari Buruh Sedunia, 1 Mei nanti.

Agenda ziarah tersebut karena Gus Dur dianggap sebagai salah satu tokoh pendiri SBSI pada 1992 lalu di Cipayung. ''Kami sudah sowan ke pihak keluarga di Ponpes Tebuireng, Jombang, dan mereka mempersilakan,'' kata Ketua SBSI Jatim, Muhammad Soim, Senin (29/4/2013) saat dikonfirmasi.

Selain ziarah ke makam Gus Dur, pihaknya juga mengagendakan peresmian patung pahlawan buruh, Marsinah di gerbang pintu masuk Desa Jegong, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. Pembuatan patung itu, kata Soim, untuk mengingatkan bangsa Indonesia atas perjuangan buruh dalam melawan kapitalisme.

''Sekarang masih tahap pengerjaan, semoga tepat pada May Day nanti bisa diresmikan,'' jelasnya.

Meski menjadwalkan dua agenda besar, pihaknya masih tetap menjadwalkan agenda wajib yakni unjuk rasa di gedung Negara Grahadi di Surabaya. Isu besar yang diangkat mereka adalah mendesak gubernur Jatim meresmikan pemberlakuan upah minimum sektoral bagi buruh di Jatim.

''Jika masih ada waktu, kami juga akan melakukan aksi unjuk rasa di depan pabrik Maspion Sidoarjo, karena Presiden SBY akan berdialog dengan buruh di sana,'' terang Soim.

Seperti diberitakan, rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan bertemu dan berdialog dengan buruh PT Maspion di Sidoarjo. Bertemu buruh adalah salah satu rangkaian agenda lawatan SBY ke Jatim.

Selain ke Sidoarjo, SBY juga dijadwalkan akan memantau latihan gabungan TNI di Situbondo, bertemu masyarakat Probolinggo dan terakhir mengunjungi obyek wisata Gunung Bromo.


Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Editor : Farid Assifa