Sabtu, 19 April 2014

News / Regional

Pemkab Berharap Kaltara Perjuangkan BBM

Senin, 29 April 2013 | 00:21 WIB

Baca juga

BULUNGAN, KOMPAS.com - Pemerintah kabupaten di Kalimantan Utara (Kaltara), provinsi baru hasil pemekaran Kalimantan Timur, berharap Pemprov Kaltara nantinya bisa memperjuangkan kecukupan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Di Bulungan, antrean BBM memang ada, meski tidak sepanjang daerah-daerah lain di Kaltim. Namun bukan tidak mungkin, seiring Kaltara berkembang, kebutuhan BBM akan melonjak.

"Pemkab Bulungan sendiri, pernah mengajukan tambahan kuota BBM bersubsidi, tahun 2011 lalu," ujar Adi Irwansyah, Kepala Bagian Humas Pemkab Bulungan, Minggu (28/4/2013).

Kaltara beranggotakan Kabupaten Bulungan, Tana Tidung, Nunukan, Malinau, dan Kota Tarakan. Ibu kota Kaltara sudah ditetapkan Tanjung Selor, kota kecamatan yang juga ibu kota Kabupaten Bulungan. Di Bulungan, hanya terdapat satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum (SPBU).

Kepala Bagian Humas Pemkab Nunukan, Hasan Basri, juga berharap Kaltara bisa mengatasi masalah seputar BBM. Di Nunukan, daerah perbatasan dengan Malaysia ini, antrean BBM selalu menghiasi setiap Agen Penjual Minyak dan Solar (APMS). Nunukan tidak memiliki SPBU. Bahkan di Kecamatan Krayan, warga membeli BBM buatan Malaysia. 

 

 

 


Penulis: Lukas Adi Prasetya
Editor : Agus Mulyadi