Senin, 24 November 2014

News / Regional

Ekosistem Gua Karts

Plankton Gua Karts Belum Banyak Diteiliti

Minggu, 28 April 2013 | 16:51 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Struktur komunitas plankton dalam ekosistem gua karst Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum banyak diteliti.

Demikian dikemukakan Ketua Tim Penelitian Mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi Universitas Negeri Yogyakarta, Isma Dwi Kurniawan, di Yogyakarta, Minggu (28/4/2013).

"Hingga kini belum banyak informasi ilmiah tentang organisme itu, baik jenis dan komposisinya, densitas, keanekaragaman, dan peran ekologisnya. Padahal, organisme tersebut memiliki peran yang sangat penting di dalam perairan gua," katanya.

Menurut dia, ekosistem gua karst merupakan ekosistem yang unik karena menyimpan potensi keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Namun ekosistem tersebut sampai saat ini belum banyak diteliti.

"Oleh karena itu, kami melakukan penelitian tentang komunitas zooplankton di Gua Jlamprong, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)," ujar Isma.

Ia mengatakan, penelitian bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas plankton, khususnya zooplankton yang meliputi densitas, diversitas, dan dominasi zooplankton dan hubungannya dengan faktor fisik dan kimiawi pada gua-gua di kawasan karst pegunungan seribu Gunung Kidul.

"Dalam penelitian ini ditemukan tiga kelas zooplankton yakni Rotifera, Crustacea, dan Ostrachoda yang tersebar pada ketiga zona dalam perairan Gua Jlamprong," kata Isma.

Menurut dia, ada tiga genus kelas Rotifera yang ditemukan, yakni genus Brachionus, Notholca, dan Testudinela. Dari ketiga genus tersebut Notholca memiliki jumlah spesies yang tertinggi yakni berjumlah 26 jenis, dan semua jenis tersebut belum teridentifikasi.

"Belum teridentifikasinya seluruh spesies Notholca itu disebabkan sedikitnya referensi yang menjelaskan tentang spesies Notholca. Genus Brachionus dan Testudinela hanya ditemukan masing-masing satu jenis," ucap Isma.

Ia mengatakan, kelas Crustacea ada empat genus yang ditemukan yakni genus Nauplius, Cyclop, Diocyclop, dan Achancyclops. Genus Cyclop ada tiga jenis, sedangkan genus yang lain hanya ditemukan masing-masing satu jenis.

"Kelas Ostracoda ada tiga genus yang ditemukan, yakni genus Moina, Ceriodaphnia, dan Cyprinotus, dari masing-masing genus hanya ditemukan satu jenis. Hasil itu menunjukkan bahwa tidak ada spesies yang mendominasi di Gua Jlamprong," katanya.

Anggota Tim Penelitian Mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) UNY itu adalah Jarot Dwi Handoko, Hutami Putri, dan Heny Rahmawati.



Sumber: Antara

 


Editor : Agus Mulyadi