Jumat, 25 April 2014

News / Regional

Banjir di Pinrang, Warga Keluar Rumah Pakai Jembatan

Minggu, 28 April 2013 | 09:44 WIB

Baca juga

PINRANG, KOMPAS.com — Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Duampanua, Pinrang, Sulawesi Selatan, sejak Sabtu (27/4/2013) menyebabkan Sungai Massila di daerah itu meluap. Akibatnya ratusan rumah warga di daerah itu terendam banjir setinggi satu meter lebih.

Sejumlah warga yang rumahnya terendam banjir terpaksa kembali menggunakan jembatan penyeberangan dari rumah ke daratan atau jalanan yang lebih tinggi. Kondisi lokasi yang berada di dataran rendah menyebabkan desa ini menjadi langganan banjir setiap hujan turun.

Sungai Massila yang membelah desa ini meluap lantaran tak mampu menampung debit air di sepanjang hulu sungai. Sedimentasi dan timbunan sampah di sepanjang muara sungai ikut memperparah banjir.

Sejumlah warga mengeluh lantaran tak bisa beraktivitas karena rumah mereka terendam banjir. Sebagian dari mereka lebih memilih diam di rumah daripada bepergian.

"Kalau banjir lagi, ya kita cuma berada di rumah dan tak bisa beraktivitas," kata Bungawati, salah seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Duampanua. Dia mengaku pasrah saat rumahnya kembali terendam banjir. Bunga, seperti warga lainnya berharap banjir yang terus melanda daerahnya, terutama saat musim hujan, tidak menimbulkan bencana besar.

Upaya pengerukan sungai yang dilakukan pemerintah setempat belum rampung sehingga saat hujan air tetap meluap menggenangi rumah-rumah warga.


Penulis: Kontributor Polewali, Junaedi
Editor : Farid Assifa