Kamis, 30 Oktober 2014

News / Regional

Hari Buruh

Jelang 1 Mei Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi

Jumat, 26 April 2013 | 09:32 WIB

SENTANI, KOMPAS.com - Menjelang  peringatan kembalinya Papua ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada1 Mei mendatang, masyarakat diminta tidak terprovokasi oleh isu-isu negatif untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kami tidak akan mendukung kegiatan yang bertentangan dengan NKRI, ataupun kegiatan yang cenderung kepada disintegrasi bangsa," kata Wakil Bupati Kabupaten Jayapura, Robert Djoenso, di Sentani, Jumat (26/4/2013).

Ia mengatakan, kegiatan-kegiatan itu oleh Polda Papua sudah jelas-jelas tidak akan diberikan izin, maka Kabupaten Jayapura akan mendukung tindakan polda.

"Kami meminta masyarakat lebih fokus pada pembangunan yang sudah dicanangkan oleh pemerintah, untuk mencapai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayapura," katanya lagi.

Ketika menyinggung mengenai rencana kegiatan yang akan diselenggarakan dalam rangka memperingati tanggal 1 Mei tersebut, Wakil Bupati menuturkan, kegiatannya akan dipusatkan di Makam Pahlawan Nasional Marthen Indey yang berlokasi di Kampung Sabron, Distrik Sentani Barat Kabupaten Jayapura.

"Puncak peringatan akan dilaksanakan upacara dan kegiatan yang merakyat," tandas Robert.

Ia menambahkan, selain upacara bendera, juga akan dilaksanakan dialog yang melibatkan masyarakat dan pemerintah dengan topik seputar peringatan Papua kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

"Yang menjadi narasumber dalam dialog ini di antaranya bupati, Danrem 172 PWY, para ondoafi (tokoh adat) dan masyarakat," katanya.  



Sumber: Antara

 


Editor : Agus Mulyadi